"Kami masyarakat di utara berharap saluran irigasi diperhatikan, begitu juga dengan jalan raya. Bisa dilihat irigasi dan ruas jalan rusak semua, sehingga banyak masyarakat menjadi korban," terangnya.
Terkait dengan ungkapan Ketua KSPN NTB dan tokoh masyarakat itu, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, Rozikin mengaku bersyukur dengan sambutan masyarakat yang telah mendukung jalannya proyek SPAM Pantai Selatan.
Pemerintah tentu sangat bersyukur atas dukungan masyarakat. Sebab, proyek SPAM Pantai Selatan itu adalah program pemerintah pusat yang diajukan sejak 2021.
Kabupaten Lombok Timur mendapat alokasi anggaran paling besar dibandingkan kabupaten/kota yang lain, yakni senilai Rp120 miliar dari total anggaran yang tersedia.
Jika proyek itu berjalan lancar, menurutnya, maka pemerintah pusat tentu akan memberikan kepercayaan besar kepada Kabupaten Lombok Timur untuk diberikan bantuan program lain.
"Kalau proyek SPAM sukses, maka pasti program lain akan mudah diberikan oleh pemerintah pusat. Seperti perbaikan saluran irigasi atau ruas jalan. Dan perlu saya sampaikan, saat saya menjadi Kabid Bina Marga saya sudah mengusulkan semua ruas jalan di Lombok Timur," jelasnya.
Rozikin menambahkan pihaknya akan mengupayakan agar masyarakat diberdayakan dalam setiap proses pekerjaan proyek SPAM, agar manfaat langsung dari keberadaan proyek itu dirasakan oleh masyarakat.
"Kami akan sampaikan keinginan masyarakat kita di sini ke pihak yang punya kewenangan. Karena secara pribadi kami mendukung penuh pemberdayaan masyarakat. Tentu dalam pengerjaan ini masyarakat kita hanya bisa untuk pekerjaan non teknis, sementara untuk pekerjaan teknis, harus dikerjakan oleh orang yang ahli," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun