/
Senin, 10 Juli 2023 | 13:53 WIB
Sosialisasi proyek SPAM Pantai Selatan. (Sumber foto: ist)

"Kami masyarakat di utara berharap saluran irigasi diperhatikan, begitu juga dengan jalan raya. Bisa dilihat irigasi dan ruas jalan rusak semua, sehingga banyak masyarakat menjadi korban," terangnya.

Terkait dengan ungkapan Ketua KSPN NTB dan tokoh masyarakat itu, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, Rozikin mengaku bersyukur dengan sambutan masyarakat yang telah mendukung jalannya proyek SPAM Pantai Selatan.

Pemerintah tentu sangat bersyukur atas dukungan masyarakat. Sebab, proyek SPAM Pantai Selatan itu adalah program pemerintah pusat yang diajukan sejak 2021.

Kabupaten Lombok Timur mendapat alokasi anggaran paling besar dibandingkan kabupaten/kota yang lain, yakni senilai Rp120 miliar dari total anggaran yang tersedia.

Jika proyek itu berjalan lancar, menurutnya, maka pemerintah pusat tentu akan memberikan kepercayaan besar kepada Kabupaten Lombok Timur untuk diberikan bantuan program lain.

"Kalau proyek SPAM sukses, maka pasti program lain akan mudah diberikan oleh pemerintah pusat. Seperti perbaikan saluran irigasi atau ruas jalan. Dan perlu saya sampaikan, saat saya menjadi Kabid Bina Marga saya sudah mengusulkan semua ruas jalan di Lombok Timur," jelasnya.

Rozikin menambahkan pihaknya akan mengupayakan agar masyarakat diberdayakan dalam setiap proses pekerjaan proyek SPAM, agar manfaat langsung dari keberadaan proyek itu dirasakan oleh masyarakat.

"Kami akan sampaikan keinginan masyarakat kita di sini ke pihak yang punya kewenangan. Karena secara pribadi kami mendukung penuh pemberdayaan masyarakat. Tentu dalam pengerjaan ini masyarakat kita hanya bisa untuk pekerjaan non teknis, sementara untuk pekerjaan teknis, harus dikerjakan oleh orang yang ahli," katanya. (*)

Baca Juga: Pakar Ekspresi Komentari Gestur Syahnaz Sadiqah saat Klarifikasi: Dia Tidak Mau Mengakui Kesalahannya

Load More