NTB.Suara.com - Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Provinsi NTB, memiliki ketinggian 3.726 meter dari permukaan laut (mdpl) dan merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia, setelah Gunung Kerinci, di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Gunung Rinjani menawarkan keindahan alam yang luar biasa serta trek pendakian yang menantang. Terdapat beberapa jalur pendakian yang dapat dipilih oleh para pendaki, masing-masing menawarkan pengalaman yang unik dan pemandangan spektakuler.
Berikut adalah beberapa jalur pendakian populer ke Gunung Rinjani:
1. Jalur Sembalun:
Jalur Sembalun merupakan jalur pendakian yang paling sering digunakan oleh para pendaki menuju puncak Rinjani. Dimulai dari Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, pendakian ini memakan waktu sekitar dua hari untuk mencapai puncak Rinjani.
Jalur ini terkenal karena memiliki pemandangan yang indah, termasuk padang savana yang luas dan Gunung Baru Jari yang menarik.
Selama pendakian, pendaki juga dapat mengunjungi dan berkemah di pos-pos peristirahatan seperti Pos 1 (Pemantauan), Pos 2 (Tengengean), dan Pos 3 (Sembalun Crater Rim).
2. Jalur Senaru
Jalur Senaru adalah jalur pendakian alternatif yang lebih pendek dan cukup populer juga. Dimulai dari Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Timur, jalur ini mengarah ke air terjun Sindang Gile yang indah sebelum memasuki kawasan Gunung Rinjani.
Pendakian melalui jalur ini memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari, tergantung pada kecepatan pendaki. Selama pendakian, pendaki akan melewati pos-pos peristirahatan seperti Pos 1 (Pawon), Pos 2 (Montong Satas), dan Pos 3 (Senaru Crater Rim). Jalur ini juga menawarkan pemandangan yang spektakuler, termasuk Danau Segara Anak yang terkenal.
3. Jalur Timbanuh
Jalur Timbanuh merupakan jalur pendakian baru yang dibuka untuk mengurangi tekanan pada jalur-jalur utama. Dimulai dari Desa Timbanuh, Kabupaten Lombok Timur, jalur ini memakan waktu sekitar tiga hari untuk mencapai puncak Rinjani.
Baca Juga: Daftar 5 Klub Termahal di BRI Liga 1 2023-2024: Persib Teratas, Dewa United Bikin Kejutan
Meskipun lebih jarang digunakan, jalur ini menawarkan pengalaman yang unik dengan pemandangan alam yang menakjubkan, termasuk hutan tropis yang lebat dan panorama Danau Segara Anak.
Sebelum memulai pendakian ke Gunung Rinjani, penting bagi pendaki untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mendapatkan izin pendakian dari Taman Nasional Gunung Rinjani.
Cuaca di Rinjani bisa sangat berubah-ubah, jadi penting untuk membawa peralatan yang sesuai dan pakaian hangat. Selain itu, pendaki juga disarankan untuk menggunakan jasa pemandu lokal yang berpengalaman untuk memastikan keselamatan selama pendakian.
4. Jalur Aik Berik
Jalur pendakian Aik Berik di Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah ini sangat layak dicoba, lantaran bukan jalur populer, sehingga akan menjadi tantantangan tersendiri dan tentu saja menawarkan keindahan berbeda dari jalur lainnya.
Lokasi jalur pendakian Aik Berik berada di sisi selatan Gunung Rinjani, pintu gerbang berada desa yang sama dengan nama jalur pendakiannya. Dan tahukah Anda, jalur ini sebenarnya merupakan jalur terpendek untuk sampai di puncak Rinjani.
5. Jalur Torean
Torean adalah salah satu medan yang baru dirintis dan diresmikan sebagai jalur pendakian di Gunung Rinjani. Torean diambil dari nama salah satu dusun di Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.
Lokasinya berada pada ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan kondisi jalur yang masih asri dan eksotis, tidak banyak orang yang mengetahui mengenai jalur ini serta pengalaman di dalamnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
ARTJOG 2026 Libatkan Seniman Anak hingga Internasional, Usung Semangat Regenerasi Berkesenian
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
Nikmati Kuliner Tempo Dulu di Batavia Heritage Feast Jakarta
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
BRI Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Fenomena Pernikahan Artis di TV dan Prioritas yang Patut Dipertanyakan
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Bye-Bye Mata Panda! 4 Eye Cream Korea Ini Bikin Area Mata Makin Cerah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada