NTB.Suara.com - Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Provinsi NTB menggelar sosialisasi proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Pantai Selatan yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat selatan Kabupaten Lombok Timur.
Ketua KSPN Provinsi NTB, Lalu Iswan Muliadi menyatakan pada prinsipnya pihaknya mendukung penuh segala bentuk proyek strategis pemerintah. Sebab, segala bentuk pembangunan dihajatkan untuk kemaslahatan masyarakat.
"Kami KSPN NTB selaku lembaga yang aktif mengadvokasi pekerja, mendukung penuh setiap proyek pembangunan, karena itu ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat banyak," katanya.
Dalam proyek SPAM Pantai Selatan ini, menurutnya, apa yang menjadi tuntutan pihaknya sudah diakomodir pemerintah. Terutama dalam pemberdayaan masyarakat lokal dalam proses pengerjaan.
"Kami sudah turun ke masyarakat, dan mereka sudah memahami arti penting dari proyek SPAM ini. Apalagi keinginan mereka untuk diberdayakan sudah diakomodir. Dari itu tidak ada alasan bagi KSPN untuk tidak mendukung," ujarnya.
Lalu Iswan mengatakan selama ini ada mis persepsi di tengah masyarakat, khususnya menyangkut siapa kelompok masyarakat yang mendapatkan manfaat dari proyek tersebut.
"Sebelum sosialisasi, kami masyarakat utara menganggap proyek ini hanya untuk masyarakat selatan. Tapi sekarang mereka sudah paham, jika manfaat proyek adalah untuk masyarakat Lombok Timur secara umum," ucapnya.
Pada intinya, lanjut Lalu Iswan, saat ini bukan massanya lagi untuk membahas teknis proyek SPAM. Sebab, sudah berjalan dan segera rampung. Dan saat ini, semua pihak harus mendukung kondusivitas dalam proses pengerjaan proyek itu.
"Masyarakat utara jug mendukung penuh proyek SPAM tersebut. Sebab, mereka sudah memahami tujuan besar dari pembangunan infrastruktur air itu, yakni untuk untuk kemaslahatan bersama, tidak memandang masyarakat selatan dan utara," katanya.
Salah seorang tokoh pemuda Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur, Erwin juga menyatakan bahwa pada prinsipnya masyarakat di wilayahnya mendukung penuh proyek SPAM Pantai Selatan.
Adapun aksi boikot yang terjadi saat sosialisasi dan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat, menurutnya, itu murni karena mereka belum memahami tujuan dari pembangunan proyek tersebut. Namun, saat ini masyarakat sudah paham dan memberikan dukungannya.
"Masyarakat sudah paham, dulu memang sempat ada riak-riak di bawah. Tapi sekarang masyarakat sudah paham betul peruntukan proyek itu karena inilah konsep adil sebenarnya. Kami ikhlas berbagi air dengan saudara kami di wilayah selatan," ujarnya.
Setelah proyek ini rampung, kata dia, masyarakat lokal harus diberdayakan, minimal hanya sekedar menjadi buruh kasar atau tukang sapu.
"Kami berharap, setelah proyek ini jadi masyarakat sekitar proyek tidak dilupakan dan harus diberdayakan, minimal menjadi tukang gali atau tukang angkat pipa dan tukang sapu," tuturnya.
Erwin juga menginginkan agar infrastruktur pendukung di sekitar proyek SPAM harus diperhatikan. Seperti saluran irigasi dan ruas jalan ke arah SPAM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI
-
Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026
-
Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!
-
Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara