NTB.Suara.com - Rumah Sakit Universitas Mataram, Provinsi NTB, menyediakan pelayanan tanam rambut (cangkok rambut). Layanan tersebut dibuka agar masyarakat tak perlu lagi berobat ke luar daerah.
"Jadi kami telah membuka layanan tanam rambut bagi pria dan wanita dengan kebotakan. Mengenai keberadaan dokternya sebenarnya sudah ada sejak 2018 namun layanan untuk ini baru kami buka," kata Wakil Direktur Pelayanan Medis Rumah Sakit Universitas Mataram dr. Akhada Maulana, Sp.U.
Ia menjelaskan layanan tanam rambut tersebut menggunakan metode Follicular Unit Transplantation (FUT), yang mana calon rambut yang akan ditanam berasal dari rambut pasien sendiri yang masih tersisa.
"Dalam proses penanganan hanya menggunakan bius (anastesi) lokal sehingga nyeri minimal dan aman," jelasnya.
dr. Akhada Maulana menjelaskan usai penanganan pasien tidak perlu dirawat inap dan bisa langsung kembali kerumah. Ia juga menyebutkan jika proses layanan penanaman rambut itu ditangani oleh dokter bedah plastik yang berpengalaman, yakni dr. Umu Istikharah, Sp.BP-RE.
"Pasien tidak perlu khawatir dengan biaya mahal, biayanya masih terbilang terjangkau. Jadi kami pastikan insha Allah jauh lebih murah dibandingkan di kota besar," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?
-
4 Lipstik Maybelline Warna Peach, Bikin Kulit Sawo Matang Auto Cerah dan Segar
-
Stop Normalisasi Rayap Besi: Saatnya Benahi Penegakan Hukumnya
-
Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik
-
Febri Diansyah Tantang Kejagung Buktikan Pemilik Emas 74 Kg: Jangan Cuma Andalkan Pengakuan Tesangka
-
IHSG Ditutup Naik ke Level 6.147 di Sesi I, Saham-saham Ini Jadi Penopangnya!
-
Tambang Emas Martabe Tak Jadi Diambil Danantara, Pendapatan UNTR Turun 15 Persen
-
Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya
-
Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
-
Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung