NTB.Suara.com - Ketum PSSI, Erick Thohir baru saja mendatangkan pemain klub Venezia, Jay Idzes. Pemain 23 tahun asal Belanda itu berposisi di bek tengah. Dengan demikian, persaingan bek tengah Timnas Indonesia bakal makin keras.
Sebelumnya, Timnas Indonesia juga sudah melakukan naturalisasi sejumlah pemain keturunan Indonesia. Khusus untuk bek tengah, PSSI era Mochammad Iriawan alias Iwan Bule, melalui pemerintah Indonesia sudah menaturalisasi dua bek tengah. Yakni Elkan Baggot dan Jordi Amat.
Elkan Baggot, pemain berusia 20 tahun, saat ini berlaga di Liga 2 Inggris bersama Ipswich Town. Sedangkan Jordi Amat yang pernah membela Espanyol di LaLiga, kompetisi kasta tertinggi di Spanyol. Kini, Jordi Amat menjadi pemain Johor Darul Ta'zim di Liga Super Malaysia.
Dengan proses naturalisasi Jay Idzes, maka persaingan center back atau bek tengah Timnas Indonesia bakal kian ketat.
Selain sudah punya dua bek tengah hasil naturalisasi, Timnas Indonesia saat ini juga sudah memiliki beberapa bek tengah yang tangguh dan bermain di klub Liga 1.
Bek tengah yang kini menjadi langganan Timnas senior adalah Rizky Ridho. Pemain berusia 21 tahun ini pernah membela Persebaya Surabaya, dan kini bermain bersama Persija Jakarta.
Saat Timnas Indonesia menggelar FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina Juni 2023 lalu, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengandalkan tiga bek tengah Ricky Ridho, Elkan Baggot, dan Jordi Amat.
Hasilnya, Timnas Indonesia menahan Palestina sengan skor 0-0. Sedangkan saat lawan Argentina, Timnas Indonesa kalah 0-2.
Selain itu, bek tengah yang sebelumnya jadi langganan Timnas Indonesia adalah Fachruddin Aryanto (Madura United) dan Rachmat Irianto (Persib Bandung). Rachmat Iriantomasih berusia 24 tahun.
Juga ada Alfendra Dewangga bek tengah PSIS Semarang. Bedanya, pemain dengan kaki kidal ini bisa dimainkan ke banyak posisi. Bisa ke bek kiri hingga gelandang bertahan.
Walau demikian, naturalisasi terhadap Jay Idzes ini tampaknya justru bisa berlaku baik karena bisa memperpanjang regenerasi bek tengah Timnas senior. Sebab usianya masih cukup muda. Yakni baru 23 tahun.
Sedangkan beberapa bek tengah langganan Timnas Indonesia yang disebutkan tadi, sebagian juga sudah makin menua. Jordi Amat sudah berusia 31 tahun, Facruddin Aryanto malah sudah 34 tahun.
Terkait keberadaan Jay Idzes di Indonesia, Erick mengakui ini adalah bagian dari proses naturalisasi. Dia berharap naturalisasi ini memperkuat Timnas Indonesia.
"Hari ini saya mengumumkan bahwa pemain asal klub Venezia Jay Idzes akan kita proses untuk memperkuat Merah Putih di ajang internasional untuk Garuda Mendunia,” jelas Erick dilansir dari laman PSSI, Selasa (6/9/2023).
Dia mengatakan, Jay Idzes masih cukup muda. Memang, dia mendapat bidikan dari Timnas Belanda, walau sampai saat ini belum pernah membela Tim Oranye.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2027
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia