NTB.Suara.com - Persebaya Surabaya di bawah Uston Nawawi sebagai pelatih carataker cukup moncer dalam lima laga. Empat kali menang, 1 kali seri. Namun, harapan Bonek agar Uston Nawawi jadi pelatih kepala masih terganjal lisensi kepelatihan.
Kabar baiknya untuk Bonek, Uston Nawawi sudah dapat lampu hijau untuk mendapatkan lisensi kepelatihan AFC Pro. Saat ini Uson baru memiliki lisensi pelatih AFC A.
Hal itu diungkap Uston Nawawi kepada pemain legenda Persebaya dan Timnas Indonesia, Joko Malis. Dalam podcast tersebut Joko Malis mengatakan, mestinya ada dispensasi bagi pelatih kepala tidak harus sudah memiliki Lisensi AFC Pro.
Apalagi, Uston Nawawi yang sudah menyelesaikan 5 dari 7 modul dalam mendapat lisensi kepelatihan AFC Pro.
"Karena belum tentu pelatih pengganti itu langsung menyatu dengan pemain," kata Joko Malis dikutip Selasa (6/9/2023).
Uston mengatakan, sebelumnya dia sudah mengikuti rapat zoom dengan bidang kepelatihan di PSSI yang dipimpin coach Yeyen Tumena.
"Alhamdulillah jadwal untuk modul 6 sama modul 7 sudah keluar,” kata Uston.
Uston menjelaskan, modul 6 bentuknya instruktur melakukan visit atau kunjungan ke klub profesional, dan melihat secara langsung pelatih yang mengikuti program lisensi AFC Pro.
"Itu saya kira akhir Oktober sampai awal November (2023," katanya.
Selanjutnya, kata Uston, mengenai modul 7, pelatih klub profesional yang mengikuti program lisensi AFC Pro itu mengikuti kelas lagi. Di sana akan ada ujian terakhir berupa teori ada praktek.
"Itu di awal Desember. InsyaAllah tahun ini (22023) sudah clear," tandas dia.
Uston cukup optimistis bahwa dia bisa segera memenuhi lisensi AFC Pro. Meski diakui, tanggung jawabnya sebagai pelatih carataker pada pertandingan pekan ke-12 dan seterusnya tidak bisa dilakukan lagi.
Itu mengingat pelatih carataker hanya bisa sebulan. Bila klub melanggar regulasi LIB, yakni tidak menunjuk pelatih kepala yang memenuhi lisensi kepelatihan, maka Persebaya Surabaya akan dikenakan denda Rp100 juta.
Batas Persebaya menunjuk pelatih kepala yang baru adalah sebelum 13 September 2023.
Yang jelas, Persebaya sudah ditunggu tim-tim lain pada bulan September 2023 ini, setelah jeda FIFA Matchday berakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026