NTB.suara.com - Pada era tahun 80-an, sepeda motor di Indonesia didominasi oleh mesin 2-tak. Salah satu motor legendaris yang mencuri perhatian adalah Yamaha RX King. Motor berperforma tinggi ini telah mengukir sejarah panjangnya di hati para penggemar sepeda motor di Indonesia. Enak diajak bermanuver dan torsi tinggi membuat motor ini dikenal dengan sebutan "motor jambret".
Pada awalnya, Yamaha RX King lahir dari model Yamaha RX-K 135 pada tahun 1980. Mesin berkapasitas 135cc yang dibuat oleh Yamaha Jepang ini ditempatkan di dalam motor ini. Mesin ini adalah mesin 2-tak dengan 1 silinder tegak, mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 17,5 hp pada 7500 rpm. Meskipun memiliki mesin yang lebih besar, RX-K 135 memiliki umur yang cukup pendek di pasar Indonesia dan hanya bertahan selama 3 tahun sejak diluncurkan. Alasannya, model ini kurang sesuai dengan selera konsumen Indonesia saat itu.
Setelah RX-K 135 berhenti produksinya, Yamaha melanjutkan perjalanan dengan menciptakan generasi berikutnya, yang kita kenal sebagai RX King 135. Motor ini muncul pada tahun 1983 setelah melalui proses penelitian yang melibatkan insinyur Yamaha Jepang. Chikao Kimata, Nobuo Aoshima, dan Motoaki Hyodo adalah beberapa insinyur yang terlibat dalam perancangan motor ini. Pada saat itu, RX King tampil lebih sempurna dibandingkan pendahulunya.
Yamaha memperkenalkan teknologi YEIS (Yamaha Energy Induction System) pada motor ini, yang membuatnya lebih irit bahan bakar sekitar 15 persen dibandingkan dengan RX-K, meskipun memiliki ukuran cc yang sama.
Generasi ketiga dari RX King, yang dikenal dengan nama "King Master," muncul pada tahun 1996. Perubahan signifikan adalah pada kode blok mesin yang diubah menjadi Y1-74. Mesin ini mulai diproduksi di pabrik Yamaha Pulogadung, Jakarta. RX-King Master diproduksi dari tahun 1996 hingga 2001. Perubahan yang paling mencolok adalah adanya ukiran tulisan "Yamaha" di blok mesin, yang membuatnya lebih berbeda dari model sebelumnya.
Generasi terakhir dari Yamaha RX King dikenal sebagai "New King" atau "Yamaha New RX-King." Model ini muncul pada tahun 2002 dan dikenal dengan sejumlah perubahan desain yang signifikan. Headlampnya memiliki desain yang lebih bulat, dan Yamaha memasukkan teknologi AIS (Air Induction System) ke dalamnya. Teknologi AIS memungkinkan aliran udara segar masuk ke dalam leher knalpot, yang bekerja sama dengan Catalytic Converter yang terpasang pada knalpot untuk mengurangi emisi gas buang.
Hal ini membuat Yamaha New RX-King memenuhi standar EURO dalam hal emisi. Yamaha RX King telah mengalami evolusi yang luar biasa dari generasi ke generasi. Dari generasi pertama pada tahun 1980 hingga generasi terakhirnya pada tahun 2002, RX King telah menjadi salah satu ikon otomotif Indonesia.
Keberhasilan Yamaha dalam memadukan teknologi terkini dengan desain klasik yang timeless telah menciptakan warisan yang abadi. RX King bukan hanya sekadar sepeda motor; ia adalah bagian dari sejarah otomotif Indonesia yang tak terlupakan. Dengan perjalanan panjang yang telah dilaluinya, RX King akan tetap menjadi salah satu motor legendaris impian para pecinta otomotif di Indonesia. (*)
Baca Juga: Sering Foto di Pinggir Jalan, Syahrini Dapat Julukan Baru "Duta Trotoar'"
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
6 Sepatu Volly Terbaik Selain Mizuno dengan Outsole Anti Slip dan Bantalan Super Nyaman
-
Indosat Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Anjuran Dokter
-
Kia Siapkan Gebrakan Besar di Indonesia Lewat Produksi Lokal dan Mobil Listrik Baru
-
5 Mobil 40 Jutaan Favorit Ibu Rumah Tangga, Anti Boros Bensin dan Gampang Parkir
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026