- Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang kasus penganiayaan aktivis KontraS, Andrie Yunus, pada Rabu, 6 Mei 2026.
- Oditur militer menunjukkan barang bukti pakaian dan kacamata milik korban yang rusak parah akibat siraman air keras.
- Terdakwa Letnan Satu Budhi Hariyanto mengakui menggunakan tumbler miliknya sebagai wadah air keras dalam serangan 12 Maret 2026.
Suara.com - Suasana di dalam ruang sidang Pengadilan Militer II-08 Jakarta terasa begitu berat ketika oditur militer mulai memamerkan barang bukti yang tersisa dari aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Persidangan lanjutan yang digelar pada Rabu (6/5/2026) ini mengungkap betapa mengerikannya dampak siraman air keras yang menimpa Andrie.
Oditur militer mengangkat sehelai jaket hitam yang sudah compang-camping dan tampak lumat akibat reaksi kimia yang sangat keras.
Lubang-lubang besar yang menganga pada kain tersebut menjadi bukti autentik betapa jahatnya serangan yang dilakukan oleh oknum BAIS TNI.
Sebuah kain panjang berwarna putih, yang sebelumnya diketahui merupakan pakaian dalam Andrie, turut ditampilkan dalam kondisi sudah menguning, berkerut dan tak berbentuk akibat paparan zat korosif.
Tak hanya pakaian, sebuah bingkai kacamata yang sudah kehilangan bentuk aslinya juga ditunjukkan sebagai bagian dari rangkaian alat bukti.
Selain barang pribadi Andrie, ada juga satu tumbler yang jadi saksi bisu penyiraman air keras terhadapnya di malam nahas itu.
Wadah minum tersebut, dalam persidangan, diklaim oleh Terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto sebagai barang miliknya yang digunakan untuk menyimpan air keras.
"Yang ada hanya itu," tuturnya, menjelaskan alasan memilih tumbler sebagai media pendukung tindak kejahatan pada 12 Maret 2026.
Baca Juga: Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
Majelis hakim pun tampak menyimak dengan saksama setiap detail kerusakan pada barang-barang milik Andrie, yang kini sudah tidak layak pakai.
Rentetan barang bukti ini mempertegas dakwaan terhadap pelaku, yang tega menggunakan cairan berbahaya untuk mencelakai sesama manusia.
Dengan fakta-fakta yang terpampang nyata di hadapan hukum, tentu diharapkan peradilan militer mampu memberikan keputusan yang seadil-adilnya bagi Andrie selaku korban.
Berita Terkait
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Marsinah: Sejarah yang Terasa Berulang
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia