NTB.suara.com - Saat memilih sepeda motor, salah satu pertimbangan penting yang seringkali muncul adalah konsumsi bahan bakar. Semakin hemat bahan bakar yang dimiliki oleh sepeda motor, semakin efisien penggunaannya, dan tentu saja semakin ramah lingkungan. Apalagi bagi bang gojek atau pengemudi ojek online. Motor hemat tentu menjadi keharusan.
Honda, sebagai salah satu produsen sepeda motor terkemuka di dunia, telah mengeluarkan berbagai model sepeda motor dengan klaim konsumsi bahan bakar yang mengesankan. Apalagi, belakangan ini bahan bakar minyak terus mengalami kenaikan.
Sebelum kita memasuki daftar konsumsi BBM sepeda motor Honda, mari kita pahami mengapa konsumsi bahan bakar sangat penting. Pertama-tama, konsumsi bahan bakar yang efisien berarti Anda dapat menghemat uang. Semakin hemat sepeda motor Anda, semakin jarang Anda harus mengisi bahan bakar, yang tentunya menguntungkan bagi kantong Anda.
Selain itu, konsumsi bahan bakar yang rendah juga berarti emisi gas buang yang lebih sedikit ke lingkungan. Ini berarti sepeda motor yang lebih ramah lingkungan dan membantu mengurangi dampak negatif terhadap kualitas udara. Oleh karena itu, pemilihan sepeda motor dengan konsumsi BBM yang baik adalah langkah positif bagi lingkungan.
Berikut adalah daftar konsumsi BBM sepeda motor Honda berdasarkan data yang tercantum dalam brosur resmi motor Honda. Data ini diperoleh melalui hasil pengujian di laboratorium R&D Honda dengan metode ECE R40.
Revo 110 FI: 62,2 km/l
Blade 125 FI: 61,8 km/l
Supra X 125 FI: 61,8 km/l
BeAT eSP: 58,5 km/l
BeAT eSP dengan ISS: 63 km/l
Genio: 59,1 km/l
Spacy PGM-FI: 41 km/l
Scoopy eSP: 61,9 km/l
Vario 110 eSP: 59 km/l
Vario 125 eSP: 59,5 km/l
Vario 150 eSP: 52,9 km/l
Vario 160 eSP: 46,9 km/l
Sonic 150: 40,90 km/l
New Verza: 48 km/l
New Mega Pro FI: 46,2 km/l
New CB150 R Streetfire: 37,87 km/l
All New CBR150 R: 41,1 km/l
PCX 150: 41 km/l
PCX 160: 42,2 km/l
ADV 150: 42,2 km/l
ADV 160: 45 km/l
CB 150X: 45,3 km/l
Dari daftar di atas, kita dapat melihat bahwa sepeda motor Honda menawarkan beragam pilihan dengan tingkat konsumsi BBM yang berbeda. BeAT eSP dengan ISS dan Scoopy eSP, misalnya, mencapai tingkat konsumsi BBM yang sangat baik, yaitu 63 km/l dan 61,9 km/l, secara berturut-turut. Ini adalah pilihan yang sangat ekonomis bagi mereka yang ingin menghemat uang di pompa bensin.
Namun, beberapa sepeda motor yang lebih bertenaga seperti New CB150 R Streetfire memiliki tingkat konsumsi BBM yang lebih rendah, yaitu 37,87 km/l. Ini mungkin diharapkan mengingat performa yang lebih tinggi biasanya berarti efisiensi bahan bakar yang lebih rendah.
Konsumsi bahan bakar adalah faktor penting dalam memilih sepeda motor. Dengan memiliki pemahaman yang baik tentang konsumsi BBM dari berbagai model sepeda motor Honda, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana saat memilih sepeda motor yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.
Baca Juga: Deretan Aksi Penipuan Dokter Gadungan Susanto, Ternyata 'Bakat' Sejak Dini
Apakah Anda mencari sepeda motor ekonomis dengan tingkat konsumsi BBM yang luar biasa atau sepeda motor yang lebih bertenaga dengan performa tinggi, Honda menawarkan beragam pilihan untuk semua preferensi. Dengan mempertimbangkan tingkat konsumsi BBM ini, Anda dapat memiliki sepeda motor yang sesuai dengan gaya hidup Anda dan membantu menjaga lingkungan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Apakah Ada Body Lotion G2G? Ini 5 Body Serum yang Bisa Jadi Alternatif
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan