NTB.Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U24, Indra Sjafri mengungkap drama batalnya striker Ramadhan Sananta bela Timnas di Asian Games Hangzhou 2023. Dia mengungkapkan, sejatinya Ramadhan Sananta sudah dibelikan tiket pesawat untuk ke China.
Indra Sjafri dan sejumlah pemain sudah berada di Hangzhou China. Namun, dia mengatakan baru sebagian yang sudah berangkat bersama.
"Setelah melakukan perjalanan panjang dari Indonesia dan sempat transit di Hongkong, pada malam ini kita lakukan latihan perdana di Hangzhou. Menu latihan ringan, kita jalani latihan pemulihan dan adaptasi disini," kata Indra Sjafri dilansir dari laman PSSI, Senin (18/9/2023).
Dia mengatakan, menunggu beberapa pemain lagi yang mestinya sampai Senin (18/9/2023 ini.
Diketahui, sebelumnya ia memanggil 22 pemain. Akan tetapi, ada yang meleset. Salah satunya adalah Ramadhan Sananta.
Pelatih asal Sumatera Barat ini pun menjelaskan drama pembatalan Ramadhan Sananta dalam Asian Games 2023.
Indra Sjafri mengatakan, awalnya dia sudah berkomunkasi dengan pihak manajemen Persis Solo. Pihak klub sudah berkomitmen memberian Sananta membela Timnas U24.
“Atas izin Persis Solo dan komitmen manager, Persis menyetujui Sananta bergabung dengan permintaan bermain terlebih dulu melawan PSIS Semarang di tanggal 16 September 2023," kata dia.
Indra Sjari pun menyetujui hal tersebut. Sananta dijadwalkan akan berangkat ke China menyusul beberapa pemain lain yang masih dipakai klub. Di antaranya ada Alfeandra Dewangga, bek PSIS Semarang, dan beberapa nama lain.
Baca Juga: Erick Thohir Larang Pemain Timnas Indonesia U-17 Makan Gorengan dan Nasi Padang
"Kita setujui dan sepakat pemain yang bersangkutan berangkat menyusul ke Huangzhou tanggal 18 September 2023 dini hari,” jelas dia.
Akan tetapi, setelah Derby Jateng antara Persis Solo vs PSIS berakhir dengan skor 2-0 pada Sabtu (16/9/2023), ternyata pihak Persis Solo berubah pikiran.
“Tapi akhirnya Sananta tidak dibolehkan berangkat. Padahal id card sudah diterbitkan oleh panitia Asian Games. Tiket keberangkatan ke Huangzhou juga sudah disiapkan untuk semua pemain yang menyusul dengan penerbangan tanggal 18 September dini hari pukul 00:15 WIB," jelasnya.
Maka, Sananta pun tidak jadi berangkat. Indra mengatakan, ada empat pemain lagi yang belum bergabung. Pihaknya tidak bisa mengganti pemain lagi karena sebelumnya sudah mengganti 9 pemain.
Walau demikian, dia tidak terlalu mempersoalkan dinamika antara Timnas dan klub menjelang Asian Games 2023 ini. Dia menyatakan itu biar jadi maslaah internal. Dia justru terima kasih kepada klub, meski akhirnya kekurangan pemain.
“Yang penting sekarang saya dan tim akan fokus menghadapi gelaran Asian Games ini, dengan semua pemain yang ada disini,” ucapnya.
Timnas Indonesia U24 akan melawan Kirgistan pada 19 September 2023. Lalu melawan Chinese Taipei pada 21 September 2023, dan versus Korea Utara pada 24 September 2023.
Semua laga berlangsung di Zheijang Normal University East Stadium. (*)
Berita Terkait
-
Jahatnya Komentar Netizen ke Bima Sakti dan Timnas Indonesia U17, Dari Lokal Pret-Pemain Titipan
-
Punya Modal Bagus Kalahkan PSIS, Striker Persis Ramadhan Sananta Batal Bela Timnas di Asian Games
-
Bukan di JIS, Timnas Indonesia U17 Main di Stadion Ini, Erick Thohir Yakin Kualitas Naik Pulang dari Jerman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel