NTB.suara.com - Sisapira.id, atau Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua, kini telah menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki motor listrik dengan subsidi pemerintah senilai Rp 7 juta. Situs ini mulai aktif pada Selasa, 19 September 2023, setelah disesuaikan dengan aturan terbaru yang dikeluarkan pemerintah.
Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 21 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Dua telah memperkenalkan skema 1 KTP untuk 1 motor listrik baru. Artinya, setiap individu dengan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) berhak mendapatkan subsidi pemerintah untuk satu motor listrik baru yang sah.
Peter Kho, Humas Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), menyambut baik perubahan ini. Dia menyatakan bahwa sekarang, pada tanggal 19 September 2023, setiap orang dapat membeli motor listrik baru dengan bantuan pemerintah senilai 7 juta melalui Sisapira.id, dengan syarat hanya satu NIK untuk satu motor listrik. Peter menekankan bahwa ini adalah kesempatan seumur hidup dan masyarakat sebaiknya memilih motor yang sesuai dengan anggaran mereka dan mempertimbangkan faktor kualitas.
Melalui pemberitahuan resmi di situs Sisapira, disampaikan bahwa proses migrasi sistem data kependudukan berbasis NIK telah berhasil pada tanggal 19 September 2023, pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, pemerintah mengumumkan perluasan penerima subsidi motor listrik senilai Rp 7 juta pada 29 Agustus 2023.
Meskipun perubahan kebijakan ini sangat dinantikan, penyaluran subsidi 1 NIK 1 unit tidak dapat segera dilaksanakan karena memerlukan waktu hingga 20 hari untuk migrasi sistem. Oleh karena itu, perusahaan motor listrik dan masyarakat harus bersabar dalam menunggu proses ini selesai.
Selama periode migrasi, sistem hanya mampu melayani pembelian motor listrik dengan mekanisme pemberian subsidi yang lama. Mekanisme ini terbatas bagi 4 kelompok masyarakat, yaitu penerima kredit usaha rakyat (KUR), bantuan produktif usaha mikro, bantuan subsidi upah (BSU), dan penerima subsidi listrik maksimal 900 VA.
Dengan Sisapira.id yang telah diupdate sesuai peraturan terbaru, masyarakat kini memiliki akses lebih mudah untuk mendapatkan motor listrik dengan subsidi pemerintah, membantu mendorong penggunaan kendaraan bermotor berbasis baterai yang ramah lingkungan di Indonesia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Virgoun Lepas Status Duda Sore Ini, Intip Penampilan Gagahnya Pakai Peci Hitam
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
-
Resep Takjil Unik: Buah Guling, Camilan Buah Goreng Menggugah Selera
-
Bak Noni Belanda, Gaya Glamor Sarifah Suraidah Berbagi ke Pedagang Digunjing
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Kemenperin Bantah Isu PHK Mie Sedaap, Sebut Hanya Pekerja Outsourcing
-
Wajib Coba, Food Avenue Baru di Bogor Tawarkan Surga Kuliner Ramadan: Dari Soto Hingga Bakso!
-
Jadwal Imsak & Buka Puasa Jakarta Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026, Catat Waktu Magrib
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harapan dari Tempat Paling Jauh: Saat Ekspektasi Orang Tua Membunuh Jiwa