NTB.suara.com - Vespa Kongo membedakan dirinya dari seri Vespa lainnya, seperti VBB, Vnb, atau VLA yang lebih umum. Ini adalah hadiah istimewa yang diberikan kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menjadi bagian dari Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB, juga dikenal sebagai Kontingen Garuda.
Pada tahun 1956, Pasukan Kontingen Garuda pertama dikirim ke Mesir sebagai bentuk penghargaan atas dukungan Mesir dan negara-negara Liga Arab yang pertama kali mengakui kedaulatan Indonesia. Presiden Soekarno kemudian membalas kunjungan tersebut dengan mengunjungi Mesir, Arab Saudi, dan Irak.
Selanjutnya, TNI terus menjadi pasukan perdamaian di berbagai konflik internasional. KONGA II dikirim ke Kongo pada 1960 sebagai bagian dari Misi United Nations Operation in the Congo (UNOC). Pada akhirnya, Pasukan Garuda menerima penghargaan berupa Vespa setelah menyelesaikan tugas perdamaian yang berat.
Pemberian Vespa kepada prajurit TNI juga memiliki aspek tradisi dalam hal kepangkatan. Vespa berwarna hijau 150 cc diberikan kepada prajurit dengan pangkat lebih tinggi, sementara yang berpangkat lebih rendah mendapatkan Vespa berwarna kuning dan biru 125 cc.
Vespa Kongo juga memiliki ciri khas dengan lambang Garuda di bodi depan sebelah kiri, meskipun saat ini jarang ditemui. BPKB Vespa Kongo mencantumkan "ex Brigade Garuda," memberikan bukti keaslian yang sulit dipalsukan.
Vespa Kongo tidak hanya istimewa secara sejarah, tetapi juga dalam hal teknis. Dibuat di Jerman oleh Vespa GmbH Augsburg pada tahun 1958, Vespa ini memiliki plat bodi monokok yang lebih kuat daripada Vespa biasa. Selain itu, Vespa Kongo menggunakan aki dalam sistem kelistrikannya, yang langka pada Vespa lain saat itu.
Pelek Vespa Kongo berukuran 10 inci, berbeda dari Vespa VBB lainnya yang menggunakan pelek 8 inci. Bentuk sepedometernya juga berbeda, berbentuk kotak, bukan oval seperti Vespa VBB lainnya.
Harga Tembus Rp 200 Juta, Koleksi Berharga
Vespa VGLB atau Vespa Kongo masih menjadi incaran kolektor. Harga jualnya bisa mencapai Rp 50 juta atau bahkan di cek di laman jual beli mencapai Rp 200 juta per September 2023. Meskipun banyak sepeda motor matic modern dengan teknologi canggih. Namun, para kolektor Vespa tetap memburu Vespa Kongo karena nilai sejarahnya yang tak ternilai.
Baca Juga: Lama Tak Tersentuh, Posisi Kiper Timnas Indonesia Bakal Diisi Pemain Keturunan
Dalam dunia yang dipenuhi inovasi teknologi, Vespa Kongo tetap menjadi ikon berharga dari masa lalu yang kaya akan cerita. Sebagai salah satu skuter legendaris, Vespa Kongo tetap menginspirasi penggemarnya untuk menjaga warisan bersejarah ini. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!