NTB.Suara.com - Arema FC berhasil memenangi pertandingan lawan PSS Sleman dalam pekan ke-14 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Sabtu sore (30/9/2023). Namun, kemenangan Arema FC atas PSS Sleman ini dianggap karena keberuntungan dan dicap sebagai anak papa.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk Arema FC. Dua gol Arema dicetak Gustavo Almeida melalui tendangan penalti pada menit ke-46 dan 85.
PSS Sleman memberikan perlawanan sengit dengan satu gol melalui Thales Natanael De Matos pada menit ke-54.
Dengan kemenangan ini, Arema FC telah mengoleksi 13 poin dan mereka masih berusaha keluar dari zona degrasasi. Saat ini Singo Edan masih menempati posisi ke-16 dari 18 tim.
Sementara PSS Sleman meski masih lebih baik dari Arema FC, Super Elja masih tertahan berada di peringkat ke-13 dengan 18 poin.
Arema FC langsung melakukan serangan-serangan sejak menit awal laga. Namun, tidak berhasil menjebol gawang yang dijaga ketat oleh kiper M Ridwan.
Pablo Lucero, gelandang serang Arema, juga hampir membawa gol, tetapi bola membentur tiang gawang sebelah kanan.
Namun, keberuntungan akhirnya berpihak pada Arema FC saat wasit memberikan tendangan penalti setelah hands ball pemain PSS Sleman.
Gustavo Almeida dengan tenang mengambil alih dan mengubahnya menjadi gol pada menit ke-46. Skor 1-0 untuk Arema FC dan mengakhiri babak pertama.
Pada babak kedua, PSS Sleman menarik tiga pemain. Hasilnya, Thales de Matos mencetak gol pada menit ke-54. Sayangnya, Thales de Matos malah menerima kartu merah pada menit ke-67 karena melakukan pelanggaran.
Memanfaatkann keunggulan pemain, Arema FC meningkatkan serangan. Sekali lagi Arema FC mendapat hadiah penalti.
Gustavo Almeida sebagai algojo sukses pada menit ke-85, dan membawa Arema FC unggul dengan 2-1 sampai pertandingan berakhir.
Akan tetapi, kemenangan Arema FC atas PSS Sleman itu mendapat sorotan dari banyak pihak. Mereka menulis di kolom komentar akun instagram klub dan menyebut Arema diuntungkan wasit.
"Menang hoki kon***," kata @gymnastiiaarr
"Arema Pinalti FC," seloroh @rizalnvfh
Berita Terkait
-
Gusti Randa Tolak Mundurnya Marian Mihail, Tetap Dampingi Tim Hadapi Arema di Bali
-
Bukan Salah Fernando Valente Terpaksa Coret Pemain Brasil Jelang Arema vs Persebaya, Striker Lokal Siap Tempur?
-
Hilang Gustavo Almeida, Fernando Valente Bisa Kembali ke Senjata Utama Kemenangan Arema untuk Lawan Persebaya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Usut Psikologis Taufik Hidayat Buntut Tersangka Penyekapan, Polda Jabar Gandeng Ahli Kejiwaan
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Misteri Hantu dari Tumpukan Sampah Desa Changnan
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Resmi Debut Solo, Evan Ungkap Dedikasi dan Janji Setia di Lagu Ride or Die
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!