NTB.suara.com - Toyota Indonesia semakin berkomitmen untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan dengan menghadirkan fasilitas charging station pertama di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan SCBD, Jakarta. Inisiatif ini bukan hanya untuk mendukung penggunaan kendaraan elektrifikasi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pengisian yang cepat dan aman.
Dikutip dari keterangan resmi Toyota-TAM, Kamis 5 Oktober 2033. Fasilitas ini menawarkan pengisian ultra fast charging dengan kapasitas mencapai 120 kW (CCS2 & CHAdeMO), memungkinkan proses pengisian Toyota menjadi lebih cepat dalam hitungan menit.
Konsepnya adalah kombinasi antara tempat parkir eksklusif dan stasiun pengisian, yang dirancang untuk memberikan ruang eksklusif bagi pengguna mobil listrik dan plug-in hybrid Toyota. Mereka dapat dengan nyaman parkir sambil mengisi ulang daya baterai kendaraan mereka.
Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM), menjelaskan bahwa fasilitas ini merupakan bagian dari ekosistem Toyota untuk kendaraan elektrifikasi (xEV) yang akan terus berkembang. Toyota berencana untuk menyediakan fasilitas serupa di area publik untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan dan mempersiapkan rest area tol Trans Jawa untuk meningkatkan daya jelajah kendaraan xEV Toyota.
Fasilitas ini juga menyediakan colokan AC Type 2 dengan kapasitas 22 kW dan 7 kW, yang dapat digunakan secara gratis oleh semua pelanggan kendaraan elektrifikasi Toyota. Toyota memiliki target untuk menyediakan charging station di 200 diler hingga akhir tahun 2023. Saat ini, sudah ada 50 bengkel resmi yang dilengkapi dengan AC charger 22 kW yang dapat digunakan secara gratis.
Anton melanjutkan bahwa fasilitas ini akan melengkapi jaringan bengkel resmi Toyota di seluruh Indonesia yang mampu melakukan servis berkala dan perbaikan untuk semua jenis kendaraan elektrifikasi Toyota. Dalam waktu lima tahun, Toyota berencana agar seluruh outlet mereka di seluruh Indonesia dilengkapi dengan fasilitas serupa, termasuk pemasangan lima unit ultra fast charging di Pulau Jawa dan beberapa rest area lainnya.
Inisiatif ini sejalan dengan visi Toyota Environmental Challenge 2050 dan Net Zero Emission 2060 pemerintah Indonesia. Diharapkan bahwa semakin banyak masyarakat akan berpartisipasi dalam upaya menekan emisi karbon melalui penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Toyota Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung mobilitas yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan di tanah air. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan