Suara.com - Sebuah organisasi yang melindungi hak royalti artis di Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap General Motors dan Ford, serta produsen sistem audio Clarion dan Denso. Keempat perusahaan itu digugat terkait penggunaan teknologi perekam lagu pada mobil.
Alliance of Artists and Recording Companies (AARC), menuntut dua produsen mobil asal AS dan dua perusahaan lainnya membayar denda kepada artis, penulis lagu, perusahaan rekaman, dan studio rekaman karena memasang teknologi audio yang bisa merekam musik.
Dalam gugatannya AARC menggunakan Audio Home Recording Act (AHRA) tahun 1992, undang-ndang yang mengatur bahwa sebuah perusahaan harus membayar royalti ketika membuat atau menjual alat yang bisa menyalin lagu. Menurut AARC keempat perusahaan itu selama ini menolak membayar royalti.
"Ford, GM, Denso, dan Clarion keras kepala dan kami dipaksa untuk menagih royalti yang merupakan hak dari semua artis serta pencipta musik sesuai dengan aturan AHRH," kata Linda Bocchi, direktur eksekutif AARC.
AARC mengaku mewakili sekitar 300.000 penyanyi dan pemilik hak cipta. Royalti yang ditagih sebesar 8 dolar AS (sekitar Rp94.000) per unit perangkat yang diproduksi dan 12 dolar AS (sekitar Rp141.000) untuk alat yang langsung terpasang di dalam mobil. (USA Today)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125