Suara.com - Kenaikan standar emisi bahan bakar disebut juga akan berpengaruh pada menurunnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Eksekutif Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin, dengan menetapkan emisi menjadi Euro 4, pemerintah juga harus menyediakan bahan bakar yang memang sesuai dengan mesin Euro 4.
"Kalau tidak, ya, akan percuma," ungkap Safrudin di Jakarta, Jumat (14/11/2014).
Dikatakan Safrudin, bahan bakar dengan angka Ron minimal 92, dengan konten sulfur maksimal 50 ppm, sudah dianggap sesuai dan baik untuk mesin Euro 4.
"Tapi, Pertamax di Indonesia saja konten sulfurnya masih 100 ppm," katanya pula.
Safrudin menambahkan, dengan konten sulfur 50 ppm, bahan bakar yang jelas makin bersih, sehingga pembakaran yang terjadi pun semakin maksimal. Hal ini lantas akan berpengaruh pada penggunaan bahan bakar.
"Kalau sudah begitu, penggunaan bahan bakar bisa hemat sampai 10 persen," tuturnya.
Tidak hanya itu, menurut Safrudin lagi, hasil pembakaran yang baik tersebut akan menghasilkan emisi yang semakin baik pula.
"Jadi bukan hanya bahan bakar yang semakin baik, tapi juga emisi semakin sedikit," tandasnya.
Berita Terkait
-
Bahlil Usai Kunjungan ke Rusia, Harga BBM Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026
-
5 Mobil Bekas Irit yang Terkenal Punya AC Dingin, Cocok untuk Persiapan El Nino
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Bahlil Usai Kunjungan ke Rusia, Harga BBM Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026
-
5 Mobil Bekas Irit yang Terkenal Punya AC Dingin, Cocok untuk Persiapan El Nino
-
Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya
-
Pajak Kendaraan Mati 10 Tahun, Berapa Dendanya?
-
7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Insentif Mobil Listrik Dikaji Ulang, Hyundai Berharap Ada Benefit Lebih
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik