Suara.com - Volume ekspor kendaraan roda dua Indonesia terhitung masih kecil. Angkanya bahkan kurang dari 1 persen. Menurut Wakil Ketua I Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Yohannes Loman, ada beberapa alasan ekspor kendaraan roda dua terhitung kecil dibandingkan dengan konsumsi dalam negeri.
"Perbedaan selera masing-masing negara," katanya.
Dia menyebut masing-masing negara memiliki preferensi jenis kendaraan yang menjadi favorit. Untuk negara seperti India, Loman menyebut pasarnya lebih menyukai bentuk motor laki-laki dengan harga murah.
Sedangkan pasar Cina yang banyak dipilih adalah jenis motor bebek. Untuk wilayah Eropa, motor besar lebih banyak dipilih konsumen.
"Dan Indonesia sendiri jenis skutik yang lebih dominan," katanya.
Tidak hanya jenis selera motor yang harus diperhatikan, yang menjadi tantangan besar bagi pabrikan adalah pendukung infrastruktur logistik di Indonesia.
"Kebutuhan logistik juga masih kurang," katanya.
Pilihan satu-satunya untuk mengirim kendaraan tersebut yakni harus melewati Pelabuhan Tanjung Priok. Karena jaraknya yang jauh dari kawasan pabrik di Karawang, waktu dan biaya juga semakin tinggi.
"Kami perlu dukungan logistik agar pengiriman dan distribusi produk semakin mudah," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda
-
5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic
-
Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah
-
5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport
-
Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa