Suara.com - General Motors Co, produsen mobil terbesar di Amerika Serikat, berniat membuka kerja sama dengan Google untuk mengembangkan teknologi mobil autokemudi, demikian dikatakan bos bidang teknologi GM pada Senin (12/1/2015).
"Saya bukan orang yang berhak memutuskan apa yang kami lakukan. Tetapi saya mengatakan kami akan terbuka untuk berbicara dengan mereka," kata Jon Lauckner, dalam sebuah wawancara di arena North America Auto Show di Detroit, AS.
Lauckner mengeluarkan komentarnya hanya dua hari sebelum kepala proyek mobil autokemudi Google, Chris Urmson, juga berbicara di arena itu. Urmson diperkirakan akan mengumumkan kerja sama antara Google dan salah satu produsen mobil dunia.
Hampir semua produsen mobil dunia kini sedang berlomba-lomba mengembangkan teknologi autokemudi, yang tidak membutuhkan pengemudi sama sekali.
Lauckner mengatakan bahwa siapa pun yang akan bekerja sama dengan Google harus terlebih dulu menyusun cara kerja sama itu.
Ia juga mengatakan bahwa GM pernah bekerja sama dengan banyak orang yang kini terlibat dalam program mobil autokemudi Google. Urmson sendiri masih di Universitas Carniege Mellon ketika kampusnya itu bekerja sama dengan GM untuk mengembangkan mobil autokemudi yang memenangkan syaembara DARPA di 2007.
"Saya sangat tekejut jika Google tidak menawarkan kami apa-apa," ujar Lauckner, "Kami tahu mereka punya orang-orang berbakat dan kami tahu mereka punya kemampuan." (Reuters)
Berita Terkait
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Android Hadirkan Fitur Antimaling Canggih, HP Curian Kini Makin Sulit Dibobol
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India