Suara.com - Pasar kendaraan Low Sport Utility Vehicle (LSUV) di Indonesia diyakini akan mengalami peningkatan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, demikian dikatakan Direktur Perencanaan Korporasi Mazda Motor Indonesia, Taky Yamafuji.
Yamafuji mengatakan bahwa tren konsumen Indonesia sekarang ini sudah mulai berubah. Konsumen memilih kendaraan tidak hanya berdasarkan fungsinya saja sebagai salah satu media transportasi saja.
"Tapi untuk pride juga dan kalau pakai LSUV kan ada kebanggaan saat memakainya. Karenanya saya rasa dalam waktu dua hingga tiga tahun kedepan akan naik," kata Yamafuji di Denpasar, Bali, Kamis (28/5/2015).
Dia bahkan optimistis konsumen akan lebih memilih LSUV dibandingkan dengan varian mobil hatcback atau sedan buntung, yang hingga kini masih digandrungi oleh pengguna mobil di Indonesia.
"Kalau diberi pilihan antara hatchback dan LSUV dengan harga yang tidak jauh berbeda, saya rasa konsumen akan lebih memilih LSUV," katanya.
Mazda Indonesia sendiri hingga belum memiliki jajaran mobil dari segmen LSUV di Tanah Air. Di pasar global Mazda sebenarnya punya CX3 dan sudah dipasarkan di Jepang dan Australia.
Yamafuji mengakui bahwa MMI, selaku pemegang merek mobil Mazda di Indonesia, sedang mempelajari kemungkinan masuknya CX3 ini di Tanah Air.
"Kami sedang studi, apakah kendaraan ini cocok masuk ke Indonesia," kata dia.
Dia tidak menampik bahwa konsumen di Indonesia juga menunggu kedatangan CX3. Dia bahkan mengklaim antusias konsumen di Indonesia cukup tinggi.
"Karena mereka sudah lihat duluan di internet," imbuhnya.
Mazda CX3 memiliki bentuk yang sedikit lebih kecil dibandingkan CX5 namun lebih besar dari hatcback Mazda2.
Konsumen Indonesia sendiri masih punya sedikit pilihan LSUV di Tanah Air. Sejauh ini Honda sudah berhasil dengan H-RV dan Nissan sudah lebih dulu dengan Juke-nya. Adapun Toyota masih malu-malu dengan RAV4, yang diperkenalkan pada IIMS 2014, tetapi masih dijual terbatas sesuai pesanan pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan
-
Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?
-
Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya
-
Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan
-
Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo
-
Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen