Suara.com -
Sistem infotainment mobil, yang menggunakan teknologi perintah suara, mungkin bisa membuat tangan pengemudi tetap menggenggam setir, tetapi tetap saja perhatian mereka akan teralihkan dari lalu-lintas, demikian hasil sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh AAA Foundation for Traffic Safety untuk University of Utah, AS itu, sopir butuh 27 detik untuk kembali fokus pada jalanan setelah menggunakan fitur perintah suara pada mobil mereka.
Sistem infotainment modern pada mobil biasanya bisa terkoneksi dengan telepon seluler pintar pengemudi. Dengan teknologi itu pengendara bisa menelepon, memutar musik hanya dengan "berbicara" kepada sistem yang terpasang di dashboard - tak perlu lagi menggenggam ponsel dan mencari nomor kontak yang akan ditelepon.
Dalam studi itu AAA meneliti beberapa perangkat infotainment yang terpasang pada mobil-mobil keluaran tahun 2015. Sebanyak 257 sukarelawan diminta untuk membawa pulang mobil-mobil yang diteliti selama lima hari untuk mencoba sistem infotainment mobil-mobil tersebut.
Dari studi itu juga ditemukan bahwa sistem infotainment pada Chevrolet Equinox, Buick Lacrosse, dan Toyota 4Runner adalah yang paling aman, tidak banyak mengganggu konsentrasi pengemudi. Alasannya karena lebih intuitif dan lebih responsif saat menerima perintah suara.
Sistem pada Ford Taurus, Chevrolet Malibu, Volkswagen Passat, Nissan Altima, Chrysler 200, dan Hyundai Sonata berada di urutan kedua.
Teknologi perintah suara pada sistem infotainment Mazda6 adalah yang paling mengganggu, kata para peneliti kepada kantor berita Associated Press pada Oktober kemarin. Para peneliti menemukan bahwa sistem Mazda punya kemampuan deteksi suara yang payah dan memerlukan beberapa tahap agar bisa merespon perintah pengemudi.
Dalam riset yang sama, para peneliti juga memeriksa tingkat konsentrasi pengemudi ketika menggunakan fitur perintah suara pada ponsel. Mereka menemukan bahwa sistem Google Now pada Android merupakan yang paling responsif, mengalahkan Siri pada Apple dan Cortana dari Microsoft.
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Pabrik BYD di Subang Kemungkinan Akan Rakit Lebih dari Satu Model Mobil
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM
-
10 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: EV Murah Geely Gulingkan Tesla, Wuling Nomor 2
-
5 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp70 Juta yang Jarang Bermasalah, Nyaman dan Kabin Lega
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Eropa untuk Budget Terbatas
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Mazda Termurah Masih Layak Beli di 2026, Tabungan Anti Jebol
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Sistem Pendingin Tangguh, Aman untuk Macet-macetan
-
Akan Luncurkan Lagi Mobil Semurah Atto 1 di Indonesia? Ini Kata Petinggi BYD di China
-
3 Pilihan Harga Daihatsu Luxio Bekas: MPV 'Boxy' Pintu Geser Mulai Rp100 Jutaan, Luas dan Bandel