Suara.com - Mobil konsep lazimnya dirancang dengan mengedepankan gagasan tentang kendaraan serta teknologi masa depan. Tetapi Toyota tampaknya berkiblat ke belakang, ketika memperkenalkan Setsuna, sebuah purwarupa terbarunya yang terbuat dari kayu.
Toyota Setsuna diperkenalkan Toyota pada 4 Maret lalu dan akan ambil bagian dalam pameran desain terkemuka dunia, Milan Design Week di Italia pada April mendatang.
Setsuna diputuskan untuk dibuat dari kayu karena Toyota ingin menekankan hubungan antara mobil dengan manusia, pengendaranya.
"Setsuna melambangkan bagaimanan mobil melewati transformasi selama bertahun-tahun, menyerap aspirasi, kenangan, dan emosi dari berbagai generasi dalam sebuah keluarga," jelas Toyota dalam pernyataan resminya.
Nama Setsuna, kata bahasa Jepang yang berarti momentum, melambangkan bahwa manusia memiliki hubungan emosional dengan mobil mereka karena adanya kenangan yang mengikat keduanya.
Demi mewujudkan gagasan itu, Toyota memilik kayu-kayu khusus untuk membangun mobil itu. Menurut Kenji Tsuji, insinyur yang bertanggung jawab membuat Setsuna, panel-panel luar dibuat menggunakan kayu dari pohon cedar Jepang. Sementara rangka utamanya, memanfaatkan kayu dari pohon birch.
"Untuk merakitnya, kami menggunakan teknik tradisional Jepang yang disebut okuriari, yang tak membutuhkan paku atau sekrup," jelas Tsuji.
Toyota Setsuna akan menggunakan mesin listrik dan bisa melaju dengan kecepatan maksimal 45 km/jam. Sayang, Toyota tidak berniat untuk menjual mobil tersebut dan tak memiliki izin untuk mengemukannya di jalanan umum. (Forbes/Fortune)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang