Suara.com - Toyota Motor Corp, pada Selasa (17/1/2017), mengatakan akan mulai menguji coba mobil bertenaga sel bahan bakar yang memanfaatkan hidrogen di Uni Emirat Arab. Ini adalah upaya pabrikan Jepang itu untuk mengeksplorasi potensi teknologi bahan bakar niremisi di kawasan dengan iklim kering.
Dalam uji coba ini Toyota akan bermitra dengan Masdar, perusahaan energi ramah lingkungan asal Abu Dhabi; perusahaan gas Prancis, Air Luquide SA; dan perusahaan minyak lokal, Abu Dhabi National Oil Co.
Kerja sama empat perusahaan ini bertujuan untuk mencari prospek dalam produksi hidrogen, termasuk di dalamnya membahas soal logistik dan masa depan bisnis tersebut.
Toyota dalam kerja sama ini akan fokus pada uji coba mobil sel bahan bakarnya, Mirai FCV dan dalam teknologi isi ulang bahan bakar hidrogen.
Mirai diluncurkan pada 2015 lalu, sebagai upaya Toyota untuk mendorong apa yang disebutnya sebagai "masyarakat hidrogen", ketika bahan bakar niremisi seperti hidrogen dimanfaatkan untuk kepentingan energi rumah tangga dan kendaraan.
Kendaraan bertenaga sel bahan bakar dipromosikan Toyota sebagai alternatif bagi mobil-mobil hibrida yang masih menggunakan bahan bakar berbasis fosil. Tetapi upaya Toyota ini menghadapi tantangan utama minimnya infratruktur stasiun pengisian hidrogen.
Berita Terkait
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Hidrogen Disebut Solusi Transportasi Rendah Emisi, Ini Alasannya
-
BMW dan Toyota Kolaborasi Siapkan Mobil Hidrogen Produksi Massal
-
Mobil Hidrogen Ternyata Tak Lebih Bersih Dibandingkan Mobil Listrik
-
5 Mobil Hidrogen Terbaik 2025: Ramah Lingkungan, Harga Mulai Rp200 Jutaan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan