Suara.com - Baidu, yang dikenal sebagai "Google-nya Cina", mengumumkan akan mulai menyebar mobil-mobil swakemudinya di jalanan umum pada 2020. Uji coba mobil-mobil nirawak itu akan mulai digelar pada tahun ini.
Rencana-rencana itu tersusun dalam "Proyek Apollo", yang diumumkan Baidu dalam sebuah jumpa pers pada Selasa (18/4/2017). Sebagai awalan, Baidu mengatakan bahwa mobil-mobil swakemudinya akan diuji dalam "lingkungan terbatas" mulai Juli mendatang.
Rencananya pada akhir tahun 2017 ini mobil-mobil tersebut sudah beroperasi otomatis dalam kondisi "jalanan perkotaan sederhana."
Pengembangan mobil swakemudi sendiri telah dilakukan oleh berbagai raksasa teknologi dan otomotif dunia. Sebut saja Google dan Uber yang kini sedang menguji mobil-mobil swakemudi di Amerika Serikat.
Baidu sendiri kabarnya sangat serius mengembangkan mobil swakemudi. Tahun lalu perusahaan itu sudah menerima izin untuk menguji mobil-mobil nirawaknya di California, AS. Dalam uji coba itu Baidu bermitra dengan Nvidia mengembangkan teknologi kecerdasan buatan untuk mobil.
Tahun 2020 tampaknya akan menjadi era mobil swakemudi. Selain Baidu, pada tahun yang sama Bosch dan Daimler berambisi meluncurkan taksi nirawak di jalan umum. Sementara Toyota dan Nissan juga berencana menjual mobil swakemudi pertama mereka. (CNet)
Berita Terkait
-
China Setop Izin Mobil Tanpa Sopir Dampak Kekacauan Lalu Lintas
-
Google Disingkirkan, Bos Tesla Elon Musk Pilih Gunakan Perusahaan China Ini untuk Sistem Navigasi
-
Khusus untuk Pasar China, Apple Bakal Pakai Teknologi AI Baidu?
-
Apple Nyerah, Teknologi AI iPhone 16 Pakai Milik China
-
Lenovo Gandeng Baidu Siapkan Teknologi AI ke Smartphone
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan