Suara.com - Yamaha merajalela di segmen skuter otomatis (skutik) 150 cc sejak meluncurkan Nmax. Bagaimana 'pembalasan' sang kompetitor abadi Yamaha, yaitu Honda masih ditunggu.
Honda boleh punya skutik 150 cc terlebih dahulu melalui PCX dan Vario Techno 150, tapi Yamaha yang datang kemudian dengan Nmax lah yang membuat segmen ini menjadi tren. Skutik touring itu terus tumbuh penjualannya melebihi ekspektasi Yamaha.
Pada tahun pertamanya, Nmax, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) terjual 89.286 unit. Jumlahnya meroket 185,4 persen menjadi 254.826 unit di 2016.
Di lima bulan pertama 2017, Nmax sudah membukukan volume transaksi 89.364 unit.
Dari perspektif model, sebenarnya Honda memiliki PCX yang sama-sama sebuah skutik touring seperti Nmax. Vario Techno 150 cc lebih kepada skutik kecil yang fungsional dan lebih praktis.
Akan tetapi, harga PCX berselisih jauh dibanding Nmax karena masih diimpor oleh Honda. Sebagai perbandingan, banderol PCX, dilihat dari laman daring resmi Honda Indonesia, ialah Rp40.525.000 on the road Jakarta.
Nmax, di sisi lain, berharga Rp25,7 juta untuk non-ABS serta Rp29,6 juta untuk versi ABS.
Honda, saat dimintai komentar mengenai hal ini, mengaku kini masih lebih fokus dengan Vario Techno dan membiarkan dulu Nmax melenggang sendiri.
"Sejauh ini, kami, dengan Vario Techno masih cukup baik dan cukup berkembang. Kami masih fokus untuk ke Vario Techno 150. Kita masih lihat perkembangan pasar," kata Direktur Pemasaran PT. Astra Honda Motor Thomas Wijaya, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Baca Juga: Motor Listrik Viar Curi Perhatian di PRJ, Sudah 30 Unit Dipesan
Menurut Thomas, Honda kini lebih memilih mengembangkan varian-varian Vario Techno 150, skutik yang sekarang seharga Rp21.175.000. Ia juga mengaku belum memiliki rencana untuk melokalisasi produksi PCX agar harganya biaa lebih bersaing dengan Nmax.
Vario Techno 150 sendiri saat ini mendapat penantang berat dari Yamaha yang memperkenalkan Aerox 155VVA sejak tahun lalu.
Seru di skutik 150 cc berharga Rp20 juta-an, Honda malah meluncurkan satu lagi skutik 150 cc seharga Rp40 juta-an seperti PCX, akhir April lalu. Skutik itu ialah SH150i yang berdesain mirip skutik-skutik Eropa seperti Piaggio.
"Kami mencoba mempenetrasi pasar baru dan kami juga mempelajari bahwa ternyata market saat ini untuk skutik desain eropa klasik dengan harga Rp40 juta-an per bulannya 5-10 unit," papar Thomas menjelaskan maksudnya memperkenalkan SH150i.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?
-
5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG
-
Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK
-
Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?
-
Anggota DPR Dapat 2 Pelat Nomor Khusus: Demi Permudah Dalam Jalani Tugas