Suara.com - Musim kemarau sudah di depan mata. Bagi Anda, penggemar motor sport dan menggunakannya untuk aktivitas harian, bersiaplah untuk berinteraksi lebih banyak dengan sinar matahari dan debu yang akan meningkat di bulan-bulan mendatang.
Bila tak waspada, sinar matahari, debu, dan mungkin tumpahan air di jalan yang terpercik saat berkendara mampu merusak cat motor, sehingga membuat kendaraan menjadi lebih cepat kusam dan tak menarik.
Demi menjaga keawetan tampilan stylish motor sport Anda, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui seputar perawatan bodi motor di musim kemarau:
1. Hindari menempatkan motor di tempat panas terlalu lama
Jika Anda terpaksa memarkir motor sport Anda di tengah terik matahari, usahakan jangan lebih dari 5 jam. Radiasi sinar ultraviolet (UV) akan merusak lapisan cat, sehingga warna kendaraan Anda akan memudar atau bahkan menguning. Usahakan semaksimal mungkin untuk mencari tempat teduh atau membawa sarung penutup motor.
2. Debu yang menempel harus langsung dibersihkan
Debu akan menganggu penampilan motor keren Anda. Jika ingin membersihkan debu yang menempel, disarankan jangan membersihkannya dengan lap seadanya. Hal ini akan membuat bodi motor Anda terbaret-baret halus.
Debu atau lumpur yang menempel sebaiknya dibasuh dengan air, kemudian dilap dengan kain microfiber khusus.
3. Hindari cipratan air
Air yang tertumpah di jalan saat musim kemarau biasanya merupakan luapan limbah kotor. Jika Anda berkendara, sebaiknya hindari genangan air demikian karena akan merusak lapisan cat motor.
Atau bila kebetulan hujan turun di musim kemarau, airnya pun bisa bersifat merusak. Air hujan di Indonesia bersifat asam, sehingga bisa menimbulkan korosi. Untuk menjaga keawetan cat motor sport Anda, segera bersihkan air yang menempel pada bodi motor dengan lap khusus.
Produk Inovatif Sajikan Daya Tahan Mesin Lebih Kuat
Tak cuma daya tahan cat bodi yang diperhatikan, daya tahan mesin pun harus menjadi pertimbangan para penyuka motor sport. Kemajuan teknologi yang mumpuni saat ini memungkinkan para produsen menyajikan produk-produk yang lebih inovatif.
Pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini, sebuah pabrikan memperkenalkan All New Vixion yang berteknologi DiASil Cylinder dan Forged Piston. Teknologi ini mampu membuat daya tahan mesin 3x lebih awet, 3x lebih kuat, dan 3x lebih ringan.
Yamaha All New Vixion bisa disebut sebagai legenda, sebab sudah diperkenalkan pada publik sejak 2003. Menurut Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sejak tahun tersebut hingga kini, Vixion telah terjual 2,5 juta unit.
Untuk lebih memantapkan posisinya sebagai motor sport pilihan, All New Vixion kini didukung Durable Engine 150cc LC4V yang bertenaga dan responsif. Motor ini juga dilengkapi fitur Assist, yang membuat pengoperasian kopling menjadi lebih ringan dan Slipper Clutch, yang membuat perpindahan gigi lebih halus dengan akselerasi semakin cepat.
All New Vixion menawarkan kesempurnaan bermanuver dan dilengkapi dengan sistem pengereman yang optimal, karena dilengkapi cakram pada roda depan dan belakang. Kendaraan ini juga disempurnakan dengan speedometer digital baru dengan sapaan “Hi Buddy”, yang dapat diubah sesuai dengan nama pemiliknya.
Kendaraan yang dirancang untuk aktivitas harian ini dilengkapi dengan lampu depan dan belakang berteknologi LED, dengan model lampu yang agresif dan pencahayaan yang semakin terang. All New Vixion juga dilengkapi dengan lampu hazard, yang berfungsi untuk memberi sinyal saat kondisi darurat.
All New Vixion dijual dengan harga Rp 26 juta on the road Jakarta. Ada tiga pilihan warna yang disediakan, yaitu Matte Silver, Red Black dan Matte Black.
Spesifikasi All New Vixion
Length x Width x Height : 1955 x 720 x 1025 mm
Wheelbase : 1295 mm
Ground clearance : 165 mm
Seat height : 795 mm
Curb weight : 132 Kg
Fuel tank capacity : 12 L
Engine type : Liquid Cooled 4-stroke, SOHC
Cylinder arrangement : Single Cylinder
Bore x stroke : 57 x 58.7 mm
Compression Ratio :10.4±0.4 : 1
Cylinder Volume :149.8 cc
Maximum power :12.2 kW / 8500 rpm
Maximum torque :14.5 Nm / 7500 rpm
Starting system :Electric
Lubrication system : Wet sump
Fuel system : Fuel Injection
Clutch type : Wet Type Multi-Plate Clutch
Transmission type : Manual
Frame type : Diamond
Front suspension : Telescopic
Rear suspension : Swing Arm
Wheel type : Tubeless
Front wheel : 90/80-17M/C 46P
Rear wheel : 120/70-17M/C 58P
Untuk keterangan lebih lanjut, silakan klik https://yamaha-motor.co.id/product/all-new-vixion.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan
-
Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS
-
Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga
-
Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup
-
Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride
-
Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai
-
Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?
-
Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?