Suara.com - Mercedes-Benz mengatakan akan mulai merakit mobil-mobil niaganya di Tanah Air pada Agustus mendatang. Lokalisasi produksi ini akan dimulai dengan merakit Axor 2528 C. Dalam hitungan bulan, beberapa model truk lain juga akan menyusul.
"Axor 2528 C adalah produk pertama yg akan dirakit di sini mulai Agustus mendatang," kata GM Planning and Life Cycle Management Commercial Vehicles Daimler South East Asia Maximilian Knorr, dalam di Jakarta, Kamis (6/7/2017).
Perakitan Axor 2528 C merupakan realisasi awal dari total investasi puluhan juta dollar AS yang dilakukan Mercedes-Benz di pabrik lama mereka di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Demi melokalisasi berbagai model truk, pabrikan asal Jerman tersebut berkomitmen menggelontorkan lebih dari 20 juta dollar AS (Rp267,68 miliar), seperti yang sudah dikatakan Mercedes-Benz kepada Suara.com, November tahun lalu di Senayan, Jakarta.
Knorr, saat ditemui hari ini, juga menjelaskan investasi 20 juta dollar AS dibenamkan untuk berbagai hal dalam rentang waktu sekitar empat sampai lima tahun ke depan.
"Kami memerlukan investasi untuk membuat lajur produksi, permesinan, hingga sumber daya manusia," ucapnya.
"Kami juga harus berinvestasi untuk lokalisasi suku cadang di Indonesia, kami tahu ada basis pemasok suku cadang yang besar di Indonesia, terutama sekitar Jakarta. Kami juga akan investasi untuk hal itu juga," sambung dia.
Saat ini, menurut Knorr, kapasitas produksi truk Mercedes-Benz di pabrik Wanaherang berjumlah sekitar 4.500 unit setahun. Jumlah ini akan ditingkatkan sesuai perkembangan permintaan truk Mercedes-Benz di segmen heavy-duty Truck yang menjadi fokus mereka.
Ia membeberkan bahwa Mercedes-Benz memfokuskan lokalisasi produk pada truk-truk besar yang memiliki banyak kesamaan komponen terlebih dahulu. Ini agar produksi truk-truk itu dapat dilakukan di satu lajur sama sehingga lokalisasi produk selanjutnya bisa terwujud di bulan-bulan selanjutnya.
"Selanjutnya, setelah 2528 C, adalah rigid truck seperti truk 25 ton, lalu mungkin tractor head kami," tutup Knorr.
Berita Terkait
-
Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru
-
Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung
-
Ofero Carria 1 Motor Listrik dengan Jarak Tempuh 130 KM untuk Pelaku UMKM
-
TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?
-
Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk
-
Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian