Otomotif / Motor
Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:29 WIB
Honda Monkey tampil semakin ikonik dengan warna dan desain jok baru. (Foto: AHM)
Baca 10 detik
  • Honda Monkey terbaru dibanderol Rp88 jutaan, menyasar segmen kolektor dan pecinta motor hobi premium. 
  • Penyegaran visual hadir melalui tiga warna baru ekspresif dan jok motif kotak-kotak bergaya retro. 
  • Spesifikasi premium dibuktikan lewat suspensi upside down Showa, transmisi 5-percepatan, dan sistem pencahayaan LED. 

Suara.com - Bagi sebagian besar orang, dana mendekati Rp90 juta biasanya dialokasikan untuk meminang skutik bongsor premium kelas 250cc seperti Honda Forza.

Namun, bagi para loyalis dan pencinta motor hobi, nominal tersebut menjadi angka yang masuk akal untuk menebus versi penyegaran dari Honda Monkey.

Memiliki banderol yang mepet dengan skutik kasta tertinggi AHM, motor mungil ini jelas bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah simbol gaya hidup dan mahakarya koleksi.

Lantas, apa yang membuat motor bermesin 125cc ini memiliki nilai yang begitu tinggi? Kuncinya terletak pada kombinasi nilai historis yang legendaris sejak 1961 dan penyematan komponen-komponen premium yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Sektor kaki-kaki menjadi pembuktian awal mengapa motor ini masuk dalam kategori premium. Honda Monkey dibekali suspensi depan upside down Showa, sebuah komponen berperforma tinggi yang biasanya absen di motor-motor kelas entry level.

Suspensi mewah ini dipadukan dengan suspensi belakang ganda (twin rear suspension) demi menghasilkan keseimbangan sempurna antara kenyamanan berkendara dan karakter sporty.

Karakter kokohnya kian dipertegas oleh ban tipe block pattern berukuran 120/80-12 65J di sektor depan dan 130/80-12 69J di bagian belakang yang memberikan cengkeraman optimal di jalanan kota.

Honda Monkey tampil semakin ikonik dengan warna dan desain jok baru. (Foto: AHM)

Beralih ke sektor dapur pacu, Honda Monkey mengandalkan mesin silinder tunggal 125cc SOHC 2-valve berpendingin udara.

Mesin ini disokong oleh teknologi PGM-FI untuk efisiensi bahan bakar yang presisi, serta dikawinkan dengan transmisi 5 percepatan yang menghasilkan akselerasi responsif dari putaran bawah hingga atas.

Baca Juga: Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027

Dengan spesifikasi diameter dan panjang langkah 50,0 x 63,1 mm serta rasio kompresi 10,0:1, racikan mesin ini menawarkan sensasi berkendara yang fun sekaligus lincah saat membelah kepadatan lalu lintas perkotaan.

Meskipun mempertahankan siluet klasik dari generasi pertama dengan ukuran bodi yang compact, fitur modern tetap disematkan secara royal.

Sistem pencahayaan di seluruh bagian motor sudah menggunakan teknologi LED untuk visibilitas maksimal. Di area kemudi, panel meter digital minimalis siap menyajikan informasi kecepatan (speedometer), indikator level bensin enam segmen, serta odometer yang dilengkapi dengan dua trip meter.

Untuk pembaruan kali ini, daya tarik visual Honda Monkey kian dieksplorasi lewat opsi warna baru yang lebih ekspresif, meliputi Banana Yellow, Millenium Red, dan Pearl Cadet Gray.

Ubahan yang paling mencolok dan memperkuat kesan fashionable adalah sentuhan motif jok kotak-kotak (tartan) klasik yang semakin mempertegas posisinya sebagai hobby bike premium yang berani tampil beda.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi mengatakan kombinasi warna dan motif jok terbaru pada Honda Monkey menghadirkan tampilan yang lebih menarik dan penuh daya tarik, sekaligus mempertahankan keunikannya bagi para pecinta motor hobi yang ingin tampil beda dan percaya diri mengekspresikan gayanya.

"Honda Monkey memang punya tempat istimewa bagi mereka yang menganggap sepeda motor sebagai bagian dari gaya hidup. Lewat warna dan motif jok yang baru ini, kami ingin memberikan pilihan yang lebih unik dan ikonik bagi konsumen yang ingin mengekspresikan diri melalui motor hobi mereka, sekaligus berani tampil unik, fun, dan fashionable," ujar Octa.

Di pasar Indonesia, penyegaran terbaru dari motor mungil legendaris berfitur premium ini dipasarkan secara resmi dengan harga On The Road (OTR) DKI Jakarta sebesar Rp88.094.000.

Load More