Suara.com - Salah satu model Land Rover paling ikonik ialah Land Rover Defender Camel Trophy yang populasinya langka di dunia. Siapa sangka, Camel Trophy kini ternyata dimiliki oleh orang Indonesia.
Nama model ini diambil dari nama ekspedisi tahunan yang rutin diselenggarakan produsen rokok, Camel, dari era 1980 sampai 2000-an. Ekspedisi ini bertujuan mengelilingi alam-alam eksotis nan liar dan kerap menggunakan Land Rover khusus berbasiskan model Defender yang disponsori Camel.
Nah dalam pameran dan ajang test drive bertajuk 'The Heritage of Jaguar Land Rover' yang akan digelar di Nava Park, Serpong, Banten pada 11 Agustus mendatang mobil langka ini akan diumbar ke publik.
PT. Wahana Auto Ekamarga, perwakilan agen pemegang merek Jaguar Land Rover di Indonesia, mengklaim Land Rover Defender Camel Trophy bernomor pelat B 110 BR itu merupakan satu-satunya di dunia.
"Camel Trophy cuma ada satu unit di seluruh dunia," kata Marketing and Communication Manager PT. Wahana Auto Ekamarga, Tryfena Sri Rahajoe, Selasa (8/8/2017).
Lebih lanjut, menurut Tryfena, Defender Camel Trophy yang sedang mejeng di Serpong itu dahulu dimiliki oleh seorang berkebangsaan Austria pada 1980-an. Saat melakukan ekspedisi di Indonesia, Camel Trophy satu ini mengalami kerusakan hingga akhirnya ditinggal begitu saja oleh sang pemilik lama.
Kini, Camel Trophy dimiliki oleh seorang anggota komunitas Land Rover Club Indonesia.
"Namanya Budi Riyanto," ungkapnya.
Defender Camel Trophy ini kemudian dipinjam sebagai mobil eksebisi di 'The Heritage of Jaguar Land Rover'. Tryfena mengungkapkan, karena langkanya sport utility vehicle (SUV) tangguh ini, Budi sampai mewanti-wanti sekali agar kendaraannya amat dijaga.
"Ketika kita pakai untuk pameran ini pemiliknya wanti-wanti banget. Karena semuanya orisinil," beber Tryfena, "Kata dia, sudah banyak yang menawar mau membeli. Tapi selalu dia tolak."
Meski demikian, berdasarkan penelusuran Suara.com di akun Instagram @landrover_indonesia, mobil langka milik Budi itu merupakan tipe Land Rover Defender 110 yang pernah mengikuti ajang Camel Trophy Tierra del Fuego di Chile dan Argentina pada 1998.
Selain Land Rover Defender Camel Trophy, ada empat mobil klasik lain yang akan dipamerkan dalam ajang itu. Keempatnya adalah Jaguar MK II, Jaguar E-Type, Land Rover Seri 1, dan Land Rover Hornet.
Berita Terkait
-
Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta
-
Pop-Up Store Land Rover Indonesia Terbaru Hadir di Pondok Indah Mall, Saksikan Defender Gallery
-
3 Produk Jaguar Land Rover Temani Lunch Nasabah Eksklusif Indomobil
-
Santap Eksklusif Jaguar Land Rover >< Clipan Finance
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum
-
Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa
-
Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya
-
Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California
-
Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?
-
Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang
-
Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan