Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berjanji akan menindak tegas anggotanya yang diduga menerima suap dari perusahaan penyedia jasa transportasi online Uber.
Janji itu diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto, setelah sejumlah media dalam dan luar negeri melaporkan bahwa Uber kini sedang diselidiki di pihak berwajib Amerika Serikat karena diduga memberi suap dari Uber.
Meski demikian, Setyo mengatakan bahwa pihaknya akan tetap menggunakan peraturan di Tanah Air dalam menyelidiki dugaan itu, sembari menanti hasil penyelidikan di AS.
"Polri menghormati otoritas Kepolisian AS yang sedang menangani kasus itu," tegas Setyo di Jakarta, Rabu (20/9/2017), "Polri akan berpegang teguh kepada hukum positif Indonesia."
Sebelumnya Bloomberg melaporkan bahwa pihak berwajib AS sedang memeriksa Uber karena diduga terlibat dalam penyuapan polisi di Indonesia. Uber juga diduga melakukan praktik melanggar hukum di Malaysia, Korea Selatan, dan Cina.
Di Indonesia Uber diduga menyupa oknum polisi terkait masalah perizinan lokasi salah satu kantornya. Suap itu diduga dilakukan pada 2016 silam. (Antara)
Berita Terkait
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125