- Kemensos menjelaskan bahwa Desil 1 hingga 10 merupakan sistem peringkat tingkat kesejahteraan keluarga dalam data nasional.
- Kelompok Desil 1 sampai 4 dapat diusulkan pemerintah sebagai penerima berbagai program bantuan sosial yang berlaku.
- Status desil bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu apabila terjadi pembaruan data kondisi sosial ekonomi keluarga.
Suara.com - Penjelasan tentang arti Desil 1-10 banyak dicari saat masyarakat mengecek status kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kemensos menjelaskan, Desil 1 merupakan kelompok 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan Desil 10 adalah 10 persen dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Sederhananya, desil adalah peringkat kesejahteraan keluarga yang dibagi menjadi 10 kelompok.
Penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan. Data yang digunakan mencakup berbagai kondisi sosial ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, listrik, kepemilikan aset, kesehatan, hingga kepemilikan usaha.
Desil 1-10 Artinya Apa?
Berikut gambaran sederhananya:
Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Desil 2: kelompok 10 persen berikutnya setelah Desil 1.
Desil 3: kelompok sekitar 20-30 persen terbawah.
Desil 4: kelompok sekitar 30-40 persen terbawah.
Baca Juga: Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
Desil 5: kelompok yang berada di sekitar tengah distribusi kesejahteraan.
Desil 6: kelompok dengan tingkat kesejahteraan di atas Desil 5.
Desil 7: kelompok dengan tingkat kesejahteraan di atas Desil 6.
Desil 8: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi.
Desil 9: kelompok dengan tingkat kesejahteraan sangat tinggi.
Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Berita Terkait
-
Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
-
Desil Tidak Sesuai? Ini Cara Ubah Data DTKS dan DTSEN Agar Dapat Bansos
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Cara Cek Desil Pakai NIK, Begini Langkah Mudahnya
-
Apa Itu Desil dan Bagaimana Cara Mengeceknya? Jadi Acuan Pembatasan Pertalite
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
-
Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!