Suara.com - Mobil swakemudi sudah menjadi tren umum hampir di seluruh dunia. Tampaknya, masih ada yang dikhawatirkan bagi penduduk di AS untuk memiliki mobil swakemudi.
Menurut sebuah survei perusahaan asuransi American International Group Inc dari 1.000 orang yang disurvei yang terbagi dengan jumlah hampir sama, apakah mereka merasa nyaman berbagi jalan dengan kendaraan swakemudi.
Sebanyak 42 persen umumnya merasa baik-baik saja dan 41 persen mengatakan bahwa mereka akan berpikir-pikir. Sejumlah 39 persen mengatakan bahwa kendaraan tersebut akan beroperasi lebih aman daripada rata-rata pengemudi.
Tiga perempat dari mereka yang disurvei mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan ada ancaman dari hacker yang dapat mengendalikan kendaraan swakemudi.
Namun, mayoritas mengatakan bahwa mereka tidak mengharapkan mobil tanpa sopir akan berada di jalan dalam dua dekade ke depan.
Industri asuransi telah bergulat dengan cara terbaik untuk menangani kendaraan swakemudi dan risiko yang ditimbulkan teknologi. Morgan Stanley mengatakan dalam sebuah laporan bulan Januari bahwa bisnis asuransi mobil dapat terganggu secara signifikan pada tahun 2040 dan banyak perusahaan akan kehilangan pangsa jika mereka tidak menemukan cara untuk beradaptasi.
"Resiko tidak hilang, itu bergeser dari manusia ke mesin," Lex Baugh, presiden tanggung jawab dan keuangan AIG, mengatakan dalam pernyataan tersebut.
Sebanyak 35 persen responden mengatakan, fitur otomatis dapat membantu menurunkan premi asuransi. Bergantung pada situasinya, mereka yang mengira bertanggung jawab atas kecelakaan bisa berbohong dengan pabrikan mobil, penyedia perangkat lunak atau pengemudi. Namun, perubahannya bisa terjadi secara perlahan. [Autonews]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta
-
DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun
-
Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?
-
5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan
-
Andai Lionel Messi Memilih Spanyol
-
Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan
-
Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!
-
6 Sunscreen Terbaik untuk Wanita di Atas 40 Tahun dengan Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Cara Membedakan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat, Begini Ciri-cirinya