Suara.com - Pabrik Toyota di Indonesia mengaku sebenarnya sudah mampu dan siap mengekspor Yaris dan Vios berstandar emisi gas buang EURO 6 ke luar negeri pada tahun depan, menyusul Sienta EURO 6 yang telah lebih dulu dikapalkan ke Singapura. Tapi, semua itu tergantung permintaan negara-negara yang saat ini disuplai oleh mereka.
Toyota sejak tahun lalu menjadi satu-satunya pabrikan di Indonesia yang mengekspor mobil berstandar EURO 6 dari Tanah Air. Adapun modelnya ialah Sienta, dengan negara tujuan Singapura.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Edward Otto Kanter, mengatakan bahwa pabrik mereka di Karawang telah mampu memproduksi beberapa model dengan standar EURO 6 karena menggunakan satu mesin yang sama.
"Kalau EURO 6, baru mesin tipe RNR yang kami bisa. Model yang pakai mesin itu ada Yaris, Vios, Sienta. Untuk model-model itu kami siap," ujarnya dalam End Year Gathering Toyota, baru-baru ini di Jakarta.
Namun, Edward masih belum dapat memastikan, apakah Yaris serta Vios bakal menemani Sienta sebagai satu-satunya model EURO 6 yang dikirim ke luar negeri saat ini. "Semua itu tergantung negara penerima (ekspor kami)," tukas dia.
Toyota sendiri, selama Januari-November kemarin, telah mengekspor sekitar 188.000 unit mobil, dengan Timur Tengah, Afrika dan Asia Tenggara sebagai pasarnya. Jumlah tersebut naik 20 persen dari raihan di periode yang sama tahun lalu.
Edward mengklaim, inilah kenaikan ekspor terbesar sejak Toyota mulai mengekspor unit utuh dari Nusantara pada 1987 silam. Ia sendiri masih belum mau mengungkapkan berapa perkiraan ekspor Toyota di akhir 2017.
Lebih lanjut, pada tahun depan, Toyota menurutnya akan berusaha memasuki pasar-pasar ekspor baru. "Apakah itu Afrika Utara secara lebih luas, kami belum tahu. Pokoknya negara-negara berkembang yang jadi target kami," tegasnya.
Adapun target ekspor Toyota untuk 2018, kata Edward, juga baru akan diumumkan pada awal tahun itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?