Otomotif / Motor
Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB
Lampu Depan Yamaha Crosser. (Yamaha Brasil)
Baca 10 detik
  • Yamaha Crosser 150 S ABS hadir sebagai penantang Honda CB150X dalam segmen motor sport adventure kelas mesin kecil.
  • Yamaha Crosser unggul dengan teknologi mesin Blueflex dan fitur pengereman ABS, sedangkan Honda CB150X mengandalkan suspensi upside down.
  • Potensi masuknya Yamaha Crosser ke pasar Indonesia diperkirakan memberikan tekanan kompetitif bagi dominasi Honda CB150X saat ini.

Suara.com - Tren motor sport adventure di kelas mesin kecil saat ini sedang menjadi primadona bagi pengendara yang hobi menjelajah namun tetap ingin praktis digunakan harian. Di Indonesia, nama Honda CB150X masih menjadi pemain tunggal yang cukup dominan di segmen ini.

Namun, jika kita melihat pasar global, Yamaha sebenarnya punya jagoan tangguh yang siap menantang dominasi tersebut, yaitu Yamaha Crosser 150 S ABS.

Motor yang dijuluki sebagai "SUV-nya sepeda motor" ini punya tampilan yang sangat berkarakter dan fitur yang tidak kalah canggih, yang jika masuk ke Indonesia, berpotensi memberikan tekanan besar bagi rivalnya.

Perbandingan Spesifikasi Yamaha Crosser vs Honda CB150X

Menilik urusan dapur pacu, Yamaha Crosser 150 S ABS mengusung mesin 150 cc yang sudah mengadopsi teknologi Blueflex.

Keunikan mesin ini adalah kemampuannya untuk menggunakan bahan bakar bensin maupun etanol dengan tingkat daya tahan yang tinggi untuk penggunaan di aspal maupun jalur tanah.

Yamaha Crosser 150 S. (Yamaha Brazil)

Yamaha Crosser 150 hadir sebagai motor dengan mesin berkapasitas 149 cc yang dirancang untuk memberikan performa tangguh di berbagai kondisi. Mesin ini menggunakan konfigurasi SOHC dengan 2 katup, 4 langkah, serta pendingin udara, sehingga tetap sederhana namun efisien.

Dengan diameter dan langkah piston 57,3 mm x 57,9 mm, motor ini menghasilkan tenaga maksimal 11,7 hp pada 7.250 rpm saat menggunakan etanol, dan sedikit lebih rendah yaitu 11,4 hp pada putaran yang sama ketika memakai bensin.

Tingkat kompresi 9,6 : 1 membuatnya cukup responsif tanpa mengorbankan keandalan. Dari sisi torsi, Crosser 150 mampu menyuguhkan 1,3 kgf.m pada 5.500 rpm, baik dengan bensin maupun etanol, sehingga memberikan tenaga yang stabil di putaran menengah.

Baca Juga: Siap Gulingkan Dominasi CB150X? Intip Kehebatan Suzuki V-Strom160!

Fleksibilitas penggunaan bahan bakar ganda (bensin/etanol) juga menjadi nilai tambah, menjadikannya motor yang praktis sekaligus ekonomis untuk kebutuhan sehari-hari maupun petualangan ringan.

Sekilas, mesin ini mengisyaratkan adanya kemudahan dalam perawatan, disertai dengan harga perawatan yang lebih minimal mengingat konfigurasi mesinnya lebih sederhana dari motor dengan liquid cooled.

Untuk fitur keselamatan, Crosser sudah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) pada roda depan untuk mencegah ban terkunci saat pengereman mendadak di jalanan licin.

Desainnya kental dengan aura trail namun tetap modern berkat penggunaan lampu depan LED Projector serta panel instrumen digital yang informatif, lengkap dengan indikator gigi dan fungsi ECO untuk memantau efisiensi berkendara.

Yamaha Crosser 150 S. (Yamaha Brazil)

Di sisi lain, Honda CB150X membawa spesifikasi mesin 149,16 cc DOHC 4 katup dengan pendingin cairan dan transmisi 6 percepatan.

Mesin ini mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 11,5 kW pada 9.000 rpm dengan torsi puncak 13,8 Nm.

Load More