Suara.com - Mercedes-Benz Indonesia hari ini mengumumkan strategi baru untuk bisnis kendaraan niaga. Strategi baru ini diharapkan dapat mengembangkan bisnis kendaraan niaga Mercedes-Benz ke arah yang lebih baik di 2018.
Strategi baru yang dilakukan Mercedes-Benz Indonesia adalah menggabungkan bisnis truk dan bus mereka ke dalam perusahaan baru yang dinamakan PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI).
"Hari ini, kita mendirikan perusahaan baru yang akan mengurus penjualan truk dan bus. Hal ini akan membuat bisnis lebih mudah," ujar Markus Villinger President Director and CEO PT DCVI di Jakarta, Kamis (11/1/2018).
Strategi baru ini, kata Villinger, merupakan tindak lanjut dari meningkatnya penjualan kendaraan niaga Mercedes-Bens selama 2017. Menurutnya, penjualan kendaraan niaga selama 2017 meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Penjualan truk kita meningkat pada 2017 karena pekerjaan kontruksi meningkat. Harga bahan mentah juga meningkat seperti batu bara," jelasnya.
Pencapaian lainnya adalah pembangunan pabrik mereka di Wanaherang, Bogor, pada Agustus lalu. Pabrik berkapasitas 5.000 unit setahun itu, sudah merakit truk seri Axor untuk pasar Indonesia.
Untuk 2018, PT DCVI berkomitmen untuk mengembangkan layanan purnajual yang lebih baik. Selain menawarkan program service yang menarik, mereka juga akan meningkatkan kualitas mekanik demi kepuasan konsumen kendaraan niaga.
"Tahun 2018 akan menjadi tahunnya layanan konsumen dari kami. Langkah ini menunjukkan dedikasi PT DCVI untuk konsumen kendaraan niaga kami," tutupnya.
Berita Terkait
-
Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
-
Hino Perkuat Investasi dan Siap Jadikan Indonesia Basis Ekspor Kendaraan Niaga Global
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite