Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta pemerintah tak gegabah dalam merumuskan kebijakan soal mobil listrik di Tanah Air.
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, di Jakarta, Selasa (22/5/2018) mengatakan pemerintah sebaiknya membiarkan mobil listrik berkembang dan bersaing secara alami di pasar Indonesia tanpa perlu membatasi produksi dan penjualan mobil-mobil berbahan bakar minyak.
"Pemerintah jangan membatasi produksi mobil combustion engine, misalnya di tahun 2040. Jangan mematikan industri (otomotif) yang sudah ada," tegas Nangoi berapi-api di sela-sela jumpa pers jelang gelaran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018.
Pada 2017 lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, memang sempat mengemukakan gagasan untuk membatasi produksi dan penjualan mobil berbahan bakar minyak pada 2040 dan menggantinya dengan mobil listrik.
Sementara pemerintah saat ini masih menggodok rancangan peraturan presiden tentang mobil listrik, yang antara lain mengatur soal insentif bagi pabrikan yang menjual dan memproduksi mobil listrik di Tanah Air.
Pemerintah Presiden Joko Widodo berambisi pada 2025 mendatang, 20 persen mobil yang diproduksi dan dijual di Indonesia sudah mengunakan mesin listrik.
Nangoi mewakili Gaikindo mengatakan pemerintah sebaiknya membiarkan mobil listrik bersaing secara alami dalam pasar yang sudah terbentuk saat ini.
"Pemerintah hanya perlu mendukung dengan regulasi," kata Nangoi yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Isuzu Astra Motor Indonesia itu.
Sementara terkait insentif pajak bagi mobil listrik, Nangoi mendesak pemerintah untuk berlaku adil.
"Kalau mobil listrik diberi insentif, kami juga minta treatment yang sama," tukas dia.
Treatment yang dimaksud Nangoi antara lain termasuk pembenahan pajak untuk mobil-mobil jenis sedan yang selama ini masih digolongkan sebagai barang mewah di Tanah Air.
Meski demikian, ia menambahkan bahwa permintaan Gaikindo itu bukan berarti pihaknya tak mendukung perkembangan mobil listrik di Tanah Air.
"Tapi nanti teman-teman wartawan jangan bilang kami tak mendukung. Gaikindo sangat mendukung mobil listrik," ujar dia berulang-ulang.
Berita Terkait
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia