Suara.com - Di musim Mudik Lebaran 2018, tanjakan Kali Kenteng, Kecamatan Susukan, Semarang, di jalur tol Semarang - Solo, ruas Salatiga - Kartasura, menjadi salah satu jalur yang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, dengan kecuraman mencapai 50 derajat banyak kendaraan roda empat yang tidak sukses saat mengeksekusinya.
Lantas sebaiknya bagaimana? Suara.com berbincang-bincang dengan Agus Mustafa, Technical Support Auto2000 tentang teknik melibas tanjakan curam ini agar mobil tidak mundur.
Begini tips yang dipaparkannya.
1. Pakai gigi tinggi untuk transmisi manual.
"Pada dasarnya sama seperti mengeksekusi tanjakan biasa. Saat menanjak wajib pasang gigi tinggi (gigi 1 atau 2) agar kendaraan kuat menanjak. Kalau mobil sehat seharusnya tidak ada masalah," ujar Agus.
Kecakapan lain yang dibutuhkan adalah kelihaian melihat jalur. Dalam kondisi menanjak tetapi jalan halus, sebaiknya pengemudi sudah ambil ancang-ancang dari bawah. Sehingga mobil akan tetap bertenaga.
Namun bila kondisi jalan hancur atau rusak, "pasang saja di gigi tinggi dengan rpm tinggi," tambahnya.
2. Bila kendaraan bertransmisi otomatis.
"Gunakan fitur kick down yang ada, sehingga transmisi matik juga akan mengikuti ke gigi tinggi," terang Agus.
Baca Juga: Robot Pengeksplor Mars Milik NASA Tertelan Badai Debu
3. Ketahui kemampuan mobil Anda.
Bila mobil memiliki kapasitas mesin (cc) rendah, tetapi penuh dengan penumpang dan muatan, sebaiknya penumpang turun lebih dahulu untuk mengurangi beban.
"Turun saja, tidak mengapa, jangan malu-malu, karena ini demi keamanan," tukasnya. "Karena bisa saja terjadi kemampuan mobil tidak sesuai dengan kapasitas yang dibawa, makanya tidak sanggup menanjak."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia