Suara.com - Perkembangan industri otomotif di dalam negeri saat ini tak lepas dari jasa perawatan dan perlindungan mobil atau kendaraan roda empat (R4). Namun sayangnya, beberapa salon mobil justru memberikan hasil yang mengecewakan.
CEO King Shield, Samuel Frans mengatakan banyak salon mobil yang tidak paham teknik poles dan coating dengan benar.
"Awalnya saya kecewa dengan beberapa coating mobil yang saya hampiri. Karena hasilnya kurang memuaskan," ujar pria yang akrab dipanggil Sammy ini, Rabu (19/9/2018).
Selama mencari pelapis mobil, Sammy bertemu berbagai macam merek dan obat. Namun pria berkaca mata itu pun mengerti cara pengerjaan setiap salon mobil tidak sesuai dengan standar yang ia ketahui.
"Ada yang pengerjaannya hanya enam jam di ruang terbuka. Kalau ada debu masuk bisa menempel ke dalam coating nano dan ikut mengeras. Tentu saja itu tidak baik." kata Sammy.
Pada akhir 2017, Sammy pun memutuskan untuk membangun bengkel coating mobil dengan mereknya sendiri dan kemudian bekerjasama dengan merk Internasional, King Shield. Dalam setiap pekerjaan melakukan perawatan dan perlindungan mobil, King Shield menggunakan standar internasional.
Mulai dari ruangan pengerjaan dengan Standar Internasional, sampai mesin, alat pembersih dan seluruh obat untuk poles dan coating mobil diimpor dari Jerman.
Sammy menjelaskan pelapis atau coating nano ceramic King Shield jika diaplikasikan kepada kendaraan, akan langsung mengeras tidak sampai lima menit.
"Karena obat yang digunakan adalah nano ceramic dengan nanoteknologi yang terbaru, sehingga cepat menyerap dan mengisi pori-pori cat," tukasnya.
Baca Juga: Eks Koruptor, Taufik Akan Gantikan Sandiaga? Anies: Tunggu
"Dalam waktu satu menit, nano ceramic nya sudah mengeras dan terlihat sekali perbedaannya, cat langsung terlihat tebal, wet look dan glossy," kata Sammy.
Saat ini King Shield sudah membuka salon mobil ke-dua di Ruko Mendrisio, Jalan BSD Raya Utama, Gading Serpong, Tangerang. Salon mobil pertama King Shield beralamat di Ruko Commercial Park, Kota Harapan Indah, Bekasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia