Suara.com - Meski mobil swakemudi atau otonom siap membawa manusia ke era yang semakin canggih, akan ada dampak negatif bakal dipetik. Tak percaya? Inilah hasil kajian dari serikat peneliti asal Britania Raya.
Dalam terbitan Annals of Tourism Research awal tahun ini, sebuah makalah menuliskan bahwa kendaraan swakemudi dan pariwisata perkotaan masa depan akan berjalan seiring.
Lebih jauh, makalah ini mencoba memberikan gambaran awal bagaimana dampak kendaraan otonom atau swakemudi pada industri pariwisata.
Di antara sekian banyak sudut pandang dan probabilitas yang dipaparkan, ada salah satu temuan yang menggemparkan. Yaitu ada kemungkinan bahwa kendaraan swakemudi tidak tertutup kemungkinannya menjadi hotel nakal atau dalam bahasa kode disebut sebagai "hotel jam-jaman".
Siapakah yang bakal menyewa fasilitas kendaraan swakemudi dengan opsi menjadi hotel berbayar setiap jam ini? Jawabnya adalah para pekerja seks komersial serta pecandu narkoba.
Meskipun belum terbukti kebenarannya, namun gagasan itu sepertinya tidak terlalu mengada-ada. Terlebih lagi, hal yang sama telah terjadi selama berabad-abad. Jadi tidak ada yang bisa memprediksi hal itu tidak akan dilakukan untuk tujuan yang sama pada mobil swakemudi.
"Pengawasan atas mobil swakemudi sendiri bisa dengan cepat diatasi, dinonaktifkan atau dihapus," kata surat kabar itu, dikutip dari Autoevolution.
Mobil-mobil swakemudi yang akan dijadikan untuk kebutuhan ini kemungkinan akan disewa dalam jam sewa minimum. Jadi akan lebih murah daripada kamar hotel.
Tentu saja, hasil makalah ini perlu kajian lebih detail lagi. Namun secara teknis, tak perlu ditakuti secara berlebih. Pasalnya perdagangan obat bius biasanya terbatas pada daerah-daerah tertentu di suatu kota tertentu. Dan mobil swakemudi bisa dengan mudah diarahkan untuk tidak menyentuh zona-zona itu.
Baca Juga: Jose Mourinho Lebih Baik dari Pep Guardiola, Setuju?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya