Suara.com - Honda Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan recall atau menarik kembali produknya, yang meliputi 64.785 unit jenis Sport Utility Vehicle (SUV) serta minivan dikarenakan sistem rem bermasalah. Kondisi itu berisiko memicu kecelakaan, meskipun belum ada laporan terjadinya bencana atau cedera terkait bagian itu.
Dalam laporannya, Badan Keselamatan Lalu-lintas Jalan Raya AS atau NHTSA menyatakan bahwa lapisan permukaan yang tidak diaplikasikan secara benar pada kaliper rem belakang telah menyebabkan gelembung gas terhenti di sirkuit hidraulik dan menyebabkan berkurangnya kinerja rem.
Honda sendiri, berdasarkan lembaga independen Consumer Reports yang dikutip Minggu (18/11/2018) oleh kantor berita Antara, telah mendapatkan informasi mengenai masalah itu dari pemasok. Kemudian produsen otomotif ini melakukan penyelidikan internal.
Beberapa produsen otomotif roda empat (R4) lainnya, termasuk Audi dan Volkswagen, Fiat Chrysler, General Motors, serta Mercedes-Benz telah mengumumkan penarikan untuk masalah serupa.
Adapun produk Honda yang mengalami cacat produksi pada sistem pengereman ini adalah MDX Acura 2017 - 2019, HR-V 2018 - 2019 di kelas SUV, serta Honda Odyssey 2018 - 2019 untuk kelas minivan.
Lebih detailnya adalah Acura MDX 2017 produksi 22 Juni 2016 - 28 Juli 2017, Acura MDX 2018 produksi 22 Maret 2018 - 2 Agustus 2018, Acura MDX 2019 produksi 27 Juni 2018 - 4 September 2018, Acura MDX Sport Hybrid 2018 produksi 4 April 2018 - 25 Juli 2018, Honda HR-V 2016 produksi 16 Februari 2016 - 19 Maret 2016, Honda HR-V 2018 produksi 20 Maret 2018 - 7 Juni 2018, Honda HR-V 2019 produksi 10 April 2018 - 23 Mei 2018, Honda Odyssey 2019 produksi 3 Mei 2017 - 17 April 2018, Honda Odyssey 2019 produksi 12 April 2018 - 14 Juni 2018.
Honda AS mengharapkan penarikan bisa dimulai 17 Desember 2018, dan dealer akan memperbaiki masalah ini, termasuk mengeluarkan atau mengganti cairan rem kendaraan dan mengisi ulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut