Suara.com - Pabrikan mobil asal Jerman, Volkswagen (VW) belum lama ini mengklaim mampu memproduksi hingga 50 juta mobil listrik pada platform kendaraan listriknya yang baru.
Tidak hanya itu, produsen otomotif ini bahkan tengah mempertimbangkan untuk memperluas jejak manufakturnya di Amerika Serikat (AS).
"Kami mendirikan pabrik di Chattanooga. Namun pabrik ini masih terlalu kecil, dan kami mempertimbangkan opsi yang berbeda mungkin mobil listrik," kata Herbert Diess, CEO Volkswagen, dikutip dari Automotive News, Senin (19/11/2018).
Diess menambahkan, Volkswagen dan Ford sedang mencari peluang kerja sama untuk masa depan. Tentunya sebuah kerjasama yang dapat berkembang, terutama dalam kendaraan komersial.
Lebih lanjut, dia mengatakan Volkswagen dapat memproduksi hingga 50 juta kendaraan listrik secara global di seluruh mereknya, dimulai pada 2020, dan memiliki perjanjian pengadaan baterai untuk mereka.
"Volkswagen terbuka untuk melisensikan platform mobil listrik MEB kepada produsen pihak ketiga. Itu adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan skala ekonomi," ujar Diess.
Perusahaan telah membicarakan berbagi beberapa platform dan tempat manufaktur di sana, yang masuk akal. Dan di dalam pembicaraan, Volkswagen juga membahas opsi lain, tetapi ini akan menjadi fokus utama jika Volkswagen sampai pada suatu kesimpulan.
"Ford dapat membantu Volkswagen mengembangkan penerus global untuk pikap Amarok, atau pikap unibody," terang Diess.
Baca Juga: Pimpinan Volkswagen Klaim Skandal Diesel Dibereskan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri