Suara.com - "Dirumahkan" sementara di Pusat Penahanan Tokyo, pimpinan aliansi Nissan - Renault - Mitsubishi, Carlos Ghosn mesti rela tinggal dalam kondisi sederhana. Demikian dikutip dari kantor berita Antara, berdasarkan data dari Klub Koresponden Asing Jepang (FCCJ) pada Senin (7/1/2019).
Ia ditempatkan di sebuah struktur mirip menara di bagian timur Tokyo, Jepang. Di sebuah tempat dengan banyak aturan dan batasan, demikian kontras dibandingkan gaya hidupnya yang nyaman.
Carlos Ghosn tinggal di sana sejak 19 November 2018, atas tuduhan memanipulasi nilai pendapatan serta penyalahgunaan dana milik perusahaan.
Seorang bawahannya, Greg Kelly yang dituduh mengubah nilai penghasilan Carlos Ghosn, dan memberikan pernyataan bahwa tindakan itu dilakukannya atas sepengetahuan Nissan, mendapat perlakuan lebih baik. Ia berhasil dibebaskan dengan jaminan.
Sementara untuk Carlos Ghosn, pengadilan Jepang malahan memberikan perpanjangan penahanan hingga 11 Januari 2019.
Penangkapan lelaki kelahiran Brasil yang berdarah Lebanon ini menempatkan sistem peradilan pidana Jepang di bawah pengawasan internasional. Juga memicu kritik untuk beberapa prakteknya, antara lain menempatkan tersangka dalam tahanan cukup lama, dan melarang pengacara pembela hadir selama interogasi, yang bisa berlangsung selama delapan jam sehari.
Dikutip dari Reuters, di pengadilan esok hari (8/1/2019) yang mana Carlos Ghosn meminta sidang terbuka, ia akan didampingi tiga pengacara, dengan pimpinan Motonari Otsuru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?