Suara.com - Dalam rangka mengurangi angka kecelakaan pejalan kaki akibat lengahnya pengemudi, Insurance of Highway Safety (IIHS) dari pemerintah Amerika Serikat belum lama ini memperkenalkan sebuah teknologi canggih. Yaitu melahirkan peranti berupa detektor yang mampu melakukan pengereman otomatis untuk menghindari kecelakaan.
Manager Pengecekan Keamanan IIHS, David Aylor mengatakan, untuk penerapan teknologi ini pihaknya bakal menjalin kerjasama dengan para manufaktur otomotif. Mereka akan diminta untuk menyematkan pedestrian detector ke settiap kendaraan roda empat (R4) yang diproduksi.
Cara kerjanya, tambah David Aylor, pedestrian detector tidak langsung menghentikan laju mobil secara mendadak, karena akan membahayakan pengemudi. Namun dengan cara deselerasi kecepatan.
"Ketika peranti ini sudah berhasil mendeteksi adanya pejalan kaki, kecepatan mobil akan melambat secara otomatis. Sebelum akhirnya benar-benar berhenti," terang David Aylor, seperti dikutip dari CNBC.
Dalam konteks pedestrian detector itu, IIHS menilai bahwa keselamatan pejalan kaki bukan hanya tugas pemerintah melalui upaya peningkatan sarana pedestrian saja. Akan tetapi, pengembang teknologi juga harus turut serta dalam mengembangkan fitur yang mampu memberikan rasa aman bagi pejalan kaki.
Sayangnya, belum dijelaskan berapa besar jumlah kecelakaan yang telah melibatkan para pejalan kaki. Selain itu, IIHS juga belum memberikan informasi kapan teknologi ini mulai bisa digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026