Suara.com - Pasar mobil nasional secara keseluruhan menempatkan model Sport Utility Vehicle (SUV) sebagai peraih penjualan terlaris kedua setelah model Multi-Purpose Vehicle (MPV) di posisi pertama.
Bahkan beberapa produsen seperti Toyota, mencatatkan kenaikan penjualan model SUV dengan total 71,5 persen dari total produksi SUV manufakturnya. Sedangkan Honda juga mencatatkan kenaikan penjualan model SUV sebesar 79 persen sepanjang 2018.
Pencapaian ini tentu tak lepas dari ubahan desain yang saat ini lebih futuristik dibandingkan generasi lamanya. Tampilan sporty memperlihatkan kesan kokoh tanpa meninggalkan sentuhan modern, menjadi kekuatan jual produk SUV di pasar otomotif Indonesia.
Selain kedua produsen tadi, Wuling baru-baru ini juga telah melakukan terobosan dengan meluncurkan SUV terbaru, melalui Wuling Almaz.
"Almaz siap menjadi SUV 5-seater paling kompetitif di kelasnya. Smart Multimedia, mesin turbo yang bertenaga, teknologi CVT terkini, fitur terdepan, serta tampilannya yang menarik menjadikan Almaz Smart Technology SUV, sebagai pilihan produk yang kompetitif di kelasnya," ujar Cindy Cai, Vice President Wuling Motors, dalam acara pengenalan Wuling Almaz, di Jakarta, baru-baru ini.
Mengusung desain yang futuristik, Wuling Almaz memperlihatkan tampilan eksterior yang modern, dengan karakter gagah. Hal ini terlihat dari penyematan daytime running light (DRL) sipit yang memberi kesan mewah.
Penambahan list garnish aksen krom merupakan kunci dari DRL terlihat mengambang dan tidak dimiliki model SUV lain. Sedangkan headlamp di bawahnya yang menyatu dengan foglamp menunjang kesan kokoh pada tampilan depan.
Sentuhan kemewahan layaknya karakter mobil Eropa dengan label harga mahal juga sangat kental terlihat dari cara Wuling Almaz dibuat dengan atap mengambang. Yaitu bagian buritan terkesan tak memiliki pilar dan terhubung dengan kaca bagian belakang. Estetika desain terbaru ini juga membuat Almaz menjadi SUV berkelas.
Baca Juga: Cie... Aaliyah Massaid Rayakan Sweet Seventeen Bareng Dul Jaelani
Kelengkapan panoramic sunroof yang tak ditawarkan dan selalu menjadi pertimbangan bagi produsen lain, menjadi pendobrak penawaran yang ditawarkan Almaz bagi konsumen di Indonesia.
Secara keseluruhan, desain Wuling Almaz mencerminkan kendaraan yang kental dengan kesan gagah dan modern. Perangkat tambahan sunroof, pilar mengambang dan desain lampu menjadi modal pendobrak pilihan berbeda yang tidak ditawarkan banyak pesaingnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Harga Motor Tembus Setengah Miliar, Sultan Semarang Borong Dua Unit Yamaha TMAX Sekaligus
-
Murah nan Awet: Harga Mobil Rush Bekas Dibawah 100 Juta Dapat Tahun Berapa Saja?
-
Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan
-
Fakta Unik Biodiesel B50: Target Kurangi Impor Solar hingga Manfaat Minyak Sawit
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah
-
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
-
4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin
-
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?
-
Aprilia X 250TH Motor Edisi Terbatas yang Punya Teknologi Pengereman Setara Tunggangan Jorge Martin