Suara.com - Produsen mobil asal Italia, Lamborghini, diketahui memiliki sebuah divisi khusus merestorasi mobil klasik nan legendaris, Seperti Lamborghini Miura S lansiran tahun 1971, yang kemudian diketahui milik orang Indonesia, dari plat nomornya ini juga direstorasi di sana.
Dengan nomor polisi B 400 GT, Lambo Miura S milik orang Indonesia ini akhirnya datang juga. Mobil warna hijau ini cuma satu-satunya di Asia Tenggara, lho. Yuk intip detailnya.
Melalui jejaring Instagram, akun @taffy_c_s_145 membagikan foto serta video saat Lamborghini Miura S warna hijau ini tiba dan mendarat di Indonesia, Sob. Ia, juga membagikan beberapa detail foto mobil tersebut, mulai dari eksterior hingga sisi interior.
Lamborghini Miura S lansiran tahun 1971 ini diproduksi terbatas, hanya 140 unit saja. Salah satunya diekspor Lamborghini ke Asia Tenggara, dan kini jadi milik orang Indonesia, meski belum diketahui pasti, siapa pemiliknya,
Perlu diingat juga, kalau mobil ini makin spesial karena jarak tempuhnya yang masih di bawah 2.000 kilometer. Menjadikan Lamborghini Miura S milik orang Indonesia ini istimewa.
Memang sih, pemilik pertama mobil revolusioner ini bukanlah ke Indonesia, melainkan ke Singapura, tepatnya pada 28 Juni 1971.
Barulah pada 2009, seorang kolektor mobil asal Indonesia, memboyongnya ke Tanah Air.
Pesona Lamborghini Miura S tahun 1971 ini sukses membuat warganet berdecak kagum. Cukup banyak yang penasaran siapa pemiliknya dan segera ingin berfoto di samping mobil seksi ini.
Seperti komentar @cingkolangkotak ''wuihh siap mengasapi Jakarta lagi nih kayaknya, bareng yang lainnya hahaha,''
Baca Juga: Koleksi Mobil Mewah Ahmad Sahroni, Mantan Sopir yang Kini Raja Minyak
''Gila inimah emang orang indo hebat-hebat.'' Kata @setirkiri.
Lamborghini Miura S lansiran tahun 1971, yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara ini akhirnya datang juga ya, Sob. Kabarnya, butuh waktu dua tahun bagi Lamborghini Polo Storico melakukan restorasi ke mobil milik orang Indonesia ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
5 Motor Irit Bensin, Hemat Servis dan Anti Ngebut: Pas buat Pelajar, Orang Tua Bebas Risau
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama