Suara.com - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Daerah Khusus Ibu Kota atau DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja tingkat Provinsi (Rakerprov) pada Rabu (27/3/2019), dengan tujuan menyiapkan agenda kerja 2019, yang dipimpin Ketua Umum IMI DKI Jakarta, Anondo Eko. Dan produk-produk otomotif untuk penyelenggaraan sepanjang tahun melibatkan kendaraan-kendaraan roda empat (R4) maupun roda dua (R2).
Dikutip dari kantor berita Antara, turut hadir dalam Rakerprov ini adalah Tinton Soeprapto, tokoh balap nasional dan direktur utama Sirkuit Sentul, Djamhuron P. Wibowo, ketua KONI DKI Jakarta, serta Prasetyo Edi Marsudi, ketua DPRD DKI Jakarta.
"Gue tuntut kalian untuk berprestasi," demikian antara lain ditekankan Tinton Soeprapto, saat memberikan wejangan kepada para pengurus dan anggota untuk meningkatkan prestasi mereka di bidang olah raga otomotif.
Sementara Anondo Eko, Ketua IMI DKI Jakarta menyatakan bahwa sejumlah perwakilan komunitas otomotif di Jakarta yang diundang memberikan masukan berbagai kegiatan di bidang olah raga serta pariwisata agar bisa dijadikan agenda kerja.
"Kegiatan-kegiatan mereka itulah yang akan kami masukkan ke dalam kalender program kerja. Ada bidang wisata, dan ada olah raga balap," jelas Anondo Eko.
Untuk cabang olah raga atau cabor otomotif, Anondo Eko menyebutkan telah ada beberapa masukan. Sedangkan kegiatan wisata lebih banyak lagi.
"Karena itu, agar terorganisir dalam satu informasi, dengan wadah raker inilah kami bertemu dan berkumpul," imbuhnya.
Selain itu, Anondo Eko menyebutkan bahwa IMI DKI akan menyiapkan sejumlah kegiatan pra-PON untuk cabang otomotif. Rencananya, akan ada empat cabang dari balap motor jalan raya dan motocross.
"Untuk pra-PON kami akan diskusi terlebih dahulu dengan KONI tingkat provinsi untuk menentukan tanggal penyelenggaraan. Namun secara prinsip, atlet-atlet sudah berlatih baik secara fisik maupun latih tanding di sejumlah ajang yang ada," tandasnya.
Baca Juga: Lupakan Insiden Panas dengan Marquez, Ini Harapan Rossi di MotoGP Argentina
Sebelum Rakerprov ini, IMI DKI Jakarta, pada 16-17 Maret 2019 telah menggelar program seminar balap motor FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) bagi kandidat sporting stewards atau clerk of the course di Sirkuit Sentul, yang menghadirkan Paul Duparc, Coordinator of Commission of Circuit Racing (CCR) di kantor pusat FIM.
Saat itu, Paul Duparc berbagi ilmu tentang perlunya lisensi internasional bagi para pelaku otomotif, terutama di dunia balap sirkuit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Intip Skema Cicilan Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026
-
5 Pilihan Mobil Pertama untuk Belajar Nyetir: Body 'Kaleng' Kuat, Sparepart Murah Kalau Nyerempet
-
Terpopuler: 5 Mobil Double Cabin Lebih Murah dari Brio, Harga Daihatsu Ayla Bekas
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Berapa Km Mobil Bekas Masih Bisa Dianggap Bagus? Ini 5 Rekomendasinya, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
Berapa Harga Mobil Ayla Bekas? Mobil Second Rasa Baru
-
BYD Siapkan Denza B5 PHEV Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
Teduh di Musim Hujan tapi Harga Sekelas Aerox, Ini 5 Mobil Bekas 30 Jutaan yang Bagus
-
Aki Bekas Mobil Dihargai Berapa? Ini Kisarannnya di Pasaran