Suara.com - PT Sokonindo Automobil, pemegang merek Dongfeng Sokon (DFSK) di Indonesia, telah merampungkan produksi gelombang pertama DFKS Glory 560 dan siap memproduksi massal mobil Low Sport Utility Vehicle (LSUV) itu.
"Glory 560 sudah selesai produksi pertama pada akhir Maret dan siap untuk produksi massal untuk model yang dibuat di pabrik Cikande, Serang, Banten," ujar Managing Director PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, Jumat (5/4/2019).
Franz memastikan bahwa perakitan Glory 560 selalu menggunakan komponen lokal berkualitas dan telah mematuhi peraturan penggunaan minimum komponen lokal yang ditetapkan pemerintah.
"Kami memastikan bahwa DFSK Glory 560 benar-benar sesuai dengan selera masyarakat Indonesia dan siap menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari para konsumen kami," kata Franz.
Selain itu, Franz juga memastikan kehadiran model Glory 560 tidak akan mengganggu penjualan model sebelumnya, yakni Glory 580, karena perbedaan segmen konsumen.
"DFSK Glory 560 merefleksikan mereka yang hidup secara aktif, gemar mencari tantangan, penuh semangat dan menginginkan kehidupan yang lebih baik, sementara DFSK Glory 580 lebih menonjolkan desainnya mewah, elegan, dan stylish," kata Franz Wang.
Ia menambahkan, meskipun keduanya sama-sama bermain di segmen SUV berukuran sedang, namun Glory 560 menyasar segmen yang lebih luas karena harga jualnya yang kompetitif, antara Rp 210 juta hingga Rp 270 juta.
Glory 560, yang menjadi pesaing Toyota Rush, Daihatsu Terios dan Honda HR-V 1.5 itu, mengusung banyak fitur antara lain Electric Parking Brake (EPB), Anti-Lock Braking System (ABS) dengan Electronic Brake Distribution (EBD), Emergency Brake Assist (EBA), Hill Hold Control (HHC), hingga Electronic Stability Control (ESP).
DFSK Glory 560 dipacu mesin 1.500cc turbocharger dengan tenaga 150 PS di putaran 5.600 rpm dan torsi 230 nm di rentang putaran 1.800 - 4.000 rpm. [Antara]
Berita Terkait
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Penampakan SUV Misterius DFSK Tertangkap Melakukan Uji Jalan di Indonesia
-
DFSK Siap Pasok Mobil Pikap untuk Program Koperasi Merah Putih
-
DFSK Siapkan Kejutan Mobil Listrik Baru untuk Pasar Indonesia Tahun Ini
-
DFSK Tandai Babak Baru Lewat Partisipasi di IIMS 2026
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan