Suara.com - Harley Davidson dikabarkan harus menghadapi situasi yang tidak mengenakkan bagi perusahaan. Pasalnya hampir sebagian besar tenaga kerja di pabrik mereka menolak untuk melakukan perpanjangan kontrak.
Alhasil hal ini berdampak terhadap produksi sepeda motor yang mulai terhambat, di tengah angka penjualan yang sedang turun.
Dalam hal ini, pekerja mulai memprotes status quo selama istirahat makan siang mereka. Bahkan sumber anonim mengatakan, saat ini pekerja masih ditawari kondisi yang sama dengan kontrak sebelumnya. Namun belum ada kesepakatan untuk sebuah kontrak baru.
Dikutip dari RideApart, sumber juga mengatakan, kontrak telah ditolak bukan karena uang, tetapi karena verbage dalam perjanjian yang diperbarui itu sangat buruk ketika menyangkut poin-poin tertentu.
Di mana banyak aturan yang dinilai para pekerja tidak sesuai dan hanya akan menyulitkan para karyawan. Untuk itu, Harley Davidson dan pekerja pabrik saat ini sedang berdiskusi untuk mencari jalan tengah terkait persoalan yang terjadi.
Sebagai informasi, tahun lalu Harley Davidson sendiri telah mengumumkan penutupan pabrik di Kansas City dan akan membuka fasilitas pabrik di Thailand. Hal tersebut terpaksa diambil akibat kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah AS.
Ditengah penjualan yang merosot, kebijakan yang ada dinilai sangatlah tidak mendukung. Kondisi ini juga menjadi kekhawatiran para karyawan terhadap kelangsungan bisnis perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri
-
Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online
-
6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat
-
Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor
-
Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda
-
Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall
-
Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM
-
Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap
-
Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya
-
Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor