Suara.com - Harley Davidson dikabarkan harus menghadapi situasi yang tidak mengenakkan bagi perusahaan. Pasalnya hampir sebagian besar tenaga kerja di pabrik mereka menolak untuk melakukan perpanjangan kontrak.
Alhasil hal ini berdampak terhadap produksi sepeda motor yang mulai terhambat, di tengah angka penjualan yang sedang turun.
Dalam hal ini, pekerja mulai memprotes status quo selama istirahat makan siang mereka. Bahkan sumber anonim mengatakan, saat ini pekerja masih ditawari kondisi yang sama dengan kontrak sebelumnya. Namun belum ada kesepakatan untuk sebuah kontrak baru.
Dikutip dari RideApart, sumber juga mengatakan, kontrak telah ditolak bukan karena uang, tetapi karena verbage dalam perjanjian yang diperbarui itu sangat buruk ketika menyangkut poin-poin tertentu.
Di mana banyak aturan yang dinilai para pekerja tidak sesuai dan hanya akan menyulitkan para karyawan. Untuk itu, Harley Davidson dan pekerja pabrik saat ini sedang berdiskusi untuk mencari jalan tengah terkait persoalan yang terjadi.
Sebagai informasi, tahun lalu Harley Davidson sendiri telah mengumumkan penutupan pabrik di Kansas City dan akan membuka fasilitas pabrik di Thailand. Hal tersebut terpaksa diambil akibat kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah AS.
Ditengah penjualan yang merosot, kebijakan yang ada dinilai sangatlah tidak mendukung. Kondisi ini juga menjadi kekhawatiran para karyawan terhadap kelangsungan bisnis perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cosplay Low Budget! Calya Ini Maksa Jadi Mobil Listrik Modal Stiker, Pas Dicek Aslinya Ternyata...
-
Perubahan New Raize dan Daftar Harga Terbarunya
-
Praktis! Simak Cara Pakai Fitur Trade-in Motorku X untuk Upgrade Motor Honda
-
Harga Mirip, Mending Toyota Avanza 1.5 L 2019 atau Toyota Sienta 2014?
-
Skutik Retro Royal Alloy JPS 245 Resmi Mengaspal di Indonesia, Punya Dashcam Bawaan
-
Tampang Mirip Mini Cooper tapi Harga Cuma Rp100 Jutaan, Suzuki Ini Bikin Geger Pencinta Mobil Retro
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
DFSK Beri Penjelasan Kasus Mobil Listrik Gelora E yang Terbakar di Tol JORR
-
5 Mobil Keluarga di Bawah Rp50 Juta, Irit dan Ekstra Nyaman Dikendarai
-
Mimpi Punya Mobil Listrik Kini Nyata, Intip Cicilan BYD Atto 1 Mulai Rp3 Jutaan Saja