Suara.com - Menjadikan kendaraan roda dua (R2) sebagai tunggangan sehari-hari membutuhkan langkah-langkah tertentu agar lebih ekonomis. Artinya enak digeber tanpa takut terlalu "rakus" menenggak bahan bakar.
Beberapa trik yang dilakukan adalah mengarahkan si motor ke bengkel andalan untuk disetel agar pasokan bahan bakarnya tak berlebih. Namun, tanpa menggunakan upaya ini, masih ada langkah sederhana agar R2 kesayangan tak menguras isi dompet untuk urusan isi bensin.
Berikut ini adalah lima (5) tips untuk membantu menghemat bahan bakar si kuda besi kesayangan, yang dibagikan Suzuki Indonesia. Lengkapnya begini:
1. Cara membawa motor alias mengajaknya mengaspal
Cara berkendara, tak cuma soal posisi nyaman, namun harus bisa mengendalikan kecepatan motor secara lebih stabil, agar bahan bakar juga lebih awet.
2. Cek tekanan ban
Tekanan ban ikut mempengaruhi konsumsi bahan bakar sepeda motor. Bila tekanan angin pada ban kurang, maka laju motor akan lebih berat sehingga butuh ekstra tenaga, yang berarti ekstra bahan bakar pula.
3. Perhatikan kualitas pelumas
Jangan kompromi soal kualitas pelumas atau oli motor. Bila menggunakan kualitas pelumas yang bagus dan sesuai dengan spesifikasi motor, gesekan di dapur pacu bakal lebih mulus, dan suhu mesin lebih terjaga. Hasil akhirnya, konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.
Baca Juga: Ahok Marah-marah saat Mencoblos di Osaka, PPLN: Cuma Karena Antrean
4. Periksa kondisi busi
Jangan malas untuk periksa kualitas busi yang dipakai. Siapa tahu sudah berumur dan harus diganti dengan yang baru. Busi yang bermasalah bisa menjadi sumber borosnya bahan bakar motor.
5. Tahu lebih soal motor milik sendiri
Gunakan panduan buku manual serta catatan berkala setiap kali melakukan servis. Sehingga R2 kesayangan selalu terpantau kondisinya. Hal ini penting, karena ketidakberesan jeroan motor membuatnya perlu pasokan bahan bakar lebih banyak.
Mobimoto.com/Praba Mustika
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV