Suara.com - Aksi pria pemotor berkaus Brimob yang menganiaya sopir truk di desa Ciheya, Cianjur, Jawa Barat tak hanya membuat geram tapi juga membuat citra aparat jadi jelek. Apalagi, kemudian banyak yang meyakini pria tersebut adalah benar-benar anggota Brimob. Namun tidak, pria penganiaya sopir truk itu mengaku bahwa dirinya bukan anggota Brimob.
Hal itu diketahui dari video permintaan maaf yang dilakukan oleh pria, yang diketahui bernama Afrizal Faisal.
Tak hanya meminta maaf kepada sopir truk bernama Deden Yudhistira, Afrizal Faisal juga meminta maaf kepada seluruh anggota Brimob dan mengakui bahwa dirinya adalah masyarakat sipil.
"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Afrizal Faisal memohon maaf yang sebesar-besarnya, atas kejadian pemukulan terhadap saudara Deden Yudhistira sehingga viral di media sosial," terang Afrizal Faisal di video yang beredar di jejaring media sosial Facebook dan Instagram.
Ia kemudian melanjutkan "Saya, Afrizal Faisal, bukan anggota Brimob. Saya masyarakat sipil. Sekali lagi kepada seluruh anggota Brimob Indonesia, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya (karena) saya memakai (kaus) lambang Brimob,"
Sementara itu di kolom komentar, warganet pun menyesalkan adanya aksi masyarakat sipil yang bertindak arogan sekaligus menambah citra buruk dari aparat.
"Sok arogan, wkwk. Pas keciduk minta maaf. Masalah selesai deh," tulis @hanifrizki_rdh.
"Inilah, warga jadi barbar, mentang-mentang pakai kaus aparat." Kata @adalahkaka.
Baca Juga: Ini Dia, Tiga Motor Terlaris yang Laku Ribuan Unit di GIIAS 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125