Otomotif / Mobil
Kamis, 08 Agustus 2019 | 14:28 WIB
Mobil swakemudi Nissan diuji di jalan umum Tokyo, Jepang. Sebagai ilustrasi [Dok.Nissan].

Suara.com - Sebuah studi dari University of Nottingham, Britania Raya memaparkan hasil riset bahwa teknologi mobil otonom atau swakemudi ternyata memberi efek negatif terhadap kemampuan mengemudi.

Mengutip Autoevolution, dengan kebiasaan bergantung pada kemudi yang beroperasi tanpa perlu pendalian, otomatis pengemudi akhirnya banyak melenceng saat harus kembali mengambil alih kemudi.

Ilustrasi kendaraan otonom atau swakemudi [Shutterstock].

Secara keseluruhan, kebanyakan pengemudi memang memiliki kepuasan terhadap mode swakemudi. Sehingga saat menikmati aktivitas bebas dari kewajiban mengemudi mereka mendadak kurang menguasai dan kaget ketika disopori setir kembali.

Menyikapi hasil penelitian ini, Steve Gooding, Direktur Royal Automobile Club  (RAC) menilai bahwa desainer mobil juga harus turut bertanggung jawab.

"Jika kendaraan otonom bersyarat diizinkan ke jalan umum maka desainer mereka juga harus memikirkan kondisi saat pengemudi akan diminta untuk mengambil alih kendali kembali," kata Steve Gooding.

Sebab saat menggunakan mode otonom atau swakemudi, kebanyakan dari driver akan melakukan kegiatan lain seperti membaca, merias wajah, bahkan terlelap atau tidur. Dengan kata lain pengemudi membutuhkan waktu untuk kembali siap mengemudi.

Dalam skenario kehidupan nyata, beberapa detik itu bisa berarti perbedaan antara hidup dan mati.

Penelitiannya sendiri mengambil sampel 49 pengemudi dari berbagai usia dan jenis kelamin. Pengambilan data dilakukan lewat simulator mengemudi selama setengah jam setiap hari, kurun lima hari berturut-turut.

Pada hari pertama penelitian, pengemudi diberi tahu bahwa mereka akan mulai dalam mode manual dan kemudian beralih ke otonom. Ketika mereka mengambil kembali kendali atas mobil, mereka keluar jalur dengan rata-rata kesalahan sejauh 2 m, kecepatan bervariasi dan berbelok melintasi jalur.

Baca Juga: Dampak Listrik Padam, Pabrikan Otomotif Merugi

Bahkan pada hari terakhir, mereka masih memiliki waktu respons yang lambat ketika harus mengambil alih kendali mobil lagi.

Load More